GOWA, BKM–Alumni pesantren shohwatul is’ad Andi Khalik Abdul Azim terdaftar sebagai bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) Partai Demokrat untuk DPRD Kabupaten Gowa. Khalik mengaku ingin mewakili generasi milenial menyuarakan aspirasi kaum muda. “Saya memilih dunia politik di usia muda, agar bisa mewakili generasi milenial yang masih sedikit berkarir di poliitik,”ujar Andi Khalik.
Pemuda kelahiran Makassar, 4 Maret 1995 ini, mengakui sudah sejak lama tertarik dengan dunia politik dan berangan-angan suatu saat akan menjadi wakil rakyat di parlemen.
Ketua Pemuda Adat Sulsel ini kemudian memilih Partai Demokrat sebagai partai politik untuk menampung cita-cita politiknya menyuarakan generasi muda melalui calon legislatif di Pileg 2019. Kenapa Andi Khalik memilih Partai Demokrat ? Purna Paskibraka Indonesia ini menjelaskan, karena partai berlambang bintang mercy ini dalam pandangannya adalah partai konsisten mengawal ideologi Pancasila. “Pancasila adalah dasar negara Indonesia,” kata Andi Khalik
Andi Khalik kemudian menjelaskan, nilai-nilai luhur dari setiap sila dalam Pancasila secara fasih, mulai dari ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah dan keadilan. “Dalam prinsip keadilan, setiap WNI yang memenuhi syarat punya hak politik. Semua orang punya hak untuk berjuang dan diperjuangkan,”
Putra pasangan DR. H.Andi Umar Manrihu MM dan Dra.Hj.Andi Ratnawati Nur ini meskipun becita-cita jadi politisi, tapi tidak menyangka dalam usianya yang baru 23 tahun sudah mendapat kesempatan menjadi caleg di Pileg 2019 dari Demokrat. partai politik yang menjadi pujaannya. Andi Khalik yang populer dengan julukan “Organisatoris” menilai saat ini eranya milenial, yakni era generasi muda berprestasi dan berkreasi, termasuk di bidang politik. “Saya merasa ini eranya untuk berkreasi dan berprestasi di bidang politik,”pungkasnya. (rif)