Site icon Berita Kota Makassar

Gowa Utus Tiga Anggota Tagana ke Lokasi Gempa

GOWA, BKM — Pasca-gempa yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (4/8), menyisakan banyak korban jiwa. Kerusakan bangunan pun mendominasi. Sehingga ribuan warga Lombok, khususnya di wilayah Senggigi diungsikan ke tempat lebih aman.
Peristiwa bencana yang membuat Lombok rusak parah ini membuat Indonesia berduka. Ratusan tim penyelamat diutus dari berbagai provinsi untuk membantu proses evakuasi korban selamat maupun meninggal.
Provinsi Sulsel pun mengutus 10 orang tenaga Tagana dari beberapa kabupaten gabungan. Salah satunya dari Kabupaten Gowa. Tiga orang anggota Tagana Gowa diutus dan turut dalam tim tanggap darurat bencana Sulsel.
Ketiga anggota Tagana Gowa tersebut, yakni Abd Rahim, Abd Rajab, serta Wahidin. Ketiganya akan bertugas pada tim dapur umum lapangan bersama-sama tujuh anggota Tagana lainnya, Andi Rahman Sulo (koorlap), Sukimin Suardi (tim dukungan psikososial), Andi Fajar Alamsyah (tim dapur umum lapangan), Wikra Wardana Saputra (tim dapur umum lapangan), Ilham (tim dapur umum lapangan), Bustam dam Mahyus Haruna (tim dapur umum lapangan).
Para anggota tim tanggap darurat bencana gempa Lombok ini diberangkatkan pada Selasa pagi (7/8) sekitar pukul 08.00 Wita. Mereka dilepas Pj Gubernur Sulsel, Sumarsono. Mereka membawa 100 lembar selimut untuk korban di pengungsian.
Kadis Sosial Gowa, Syamsuddin Bidol yang dikonfirmasi Berita Kota Makassar, Selasa siang membenarkan tiga anggota Tagana Gowa turut serta diterbangkan ke Lombok sebagai tim tanggap darurat bencana gempa Lombok.
”Iya hari ini dilepas ke Lombok oleh pak gubernur. Kami harapkan keikutsertaan tim Tagana Gowa Insha Allah dapat membantu para tik penyelamat yang sedang bertugas di Lombok. Kami mendoakan mereka semua agar selama bertugas selalu diberi perlindungan olrh Allah SWT dan bertugas ikhlas selama di Lombok. Semoga mereka kembali ke Gowa dengan tanpa kurang satu apapun,” kata Syamsuddin Bidol yang sempat juga mengalami kepanikan saat berada di hotel Core Senggigi Lombok dalam suatu acara Kemensos yang berlangsung di Lombok bersama saat gempa mengguncang. (sar/mir)

Exit mobile version