MAKASSAR, BKM–Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulsel, Nurdin Halid (NH) telah merestui ketua harian Golkar Sulsel, HM Roem untuk maju dan bertarung sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI pada pemilu legislatif (Pileg) 17 April 2019 mendatang.
Hal tersebut diakui HM Roem setelah melakukan pertemuan dengan NH baru baru ini guna mengkonsultasikan niatnya maju sebagai calon Senator atau DPD RI. “Sudah (diizinkan) dan tidak ada masalah. Hasil pertemuan, semua terpulang ke saya,”ujar Roem di gedung DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Kamis (9/8).
Meski demikian, Roem menjelaskan dirinya belum terburu-buru untuk menyatakan mundur secara resmi dari kepengurusan DPD Partai Golkar Sulsel. Sebab hingga saat ini belum ada Petunjuk Pelaksana (Juklak) dari KPU soal pengurus partai yang maju DPD RI. “KPU juga tidak memaksa karena belum ada Juklak. Tapi kalau maju sebagai calon harus masukkan (pengunduran diri di partai) sebelum penetapan,” ujar Roem.
Terkait calon yang akan menggantikannya sebagai ketua harian di Golkar Sulsel, Roem enggan berkomentar. Mantan Bupati Sinjai ini menyerahkan sepenuhnya kepada NH selaku ketua DPD I Golkar Sulsel. Meski demikian, Roem mengaku banyak figur yang memiliki potensi menduduki ketua harian di Golkar Sulsel. “Dunia ini bukan hanya saya. Banyak ada di Golkar tapi nantilah,” tambah Roem.
Seperti diketahui sebelumnya, Roem sempat dilema pasca keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang melarang pengurus partai politik dari semua tingkatan untuk maju sebagai calon Senator. Sementara ketua DPRD Sulsel itu telah menyerahkan berkas dukungan e-KTP ke KPU Sulsel.
Humas KPU Sulsel Asrar Marlang yang dimintai tanggapannya soal surat pengunduran diri Roem selaku ketua harian Golkar Sulsel mengaku belum menerima. Asrar mengemukakan bila KPU Sulsel tidak memberikan batasan waktu sebab belum ada petunjuk dari KPU RI. “Belum ada petunjuuk dari KPU RI terkait putusan MK,”ujar Asran Kamis kemarin. (nug/rif/d)
NH Izinkan Roem Bertarung di DPD RI
