BARRU, BKM — Peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mandiri di Kabupaten Barru berkisar 8.000 an orang. Jumlah tunggakan peserta BPJS mandiri mencapai angka Rp 2 milyar. Sementara jumlah peserta BPJS mandiri di Barru berkisar 20.000 an jiwa.
Kepala BPJS Kesehatan Barru, Hilaluddin yang Rabu (8/8) menyatakan total tunggakan peserta BPJS mandiri berkisar Rp 2 miliar lebih.
“Tunggakan sebesar Rp 2 milyar itu sudah terhitung hingga periode bulan Agustus 2018, ” ujar Hilaluddin.
Hilaluddin membeberkan berbagai kondisi dari para penunggak peserta BPJS mandiri. Diantaranya banyak peserta tidak mampu atau lupa bayar. ” Bahkan ada yang beralasan sakit sehingga baru membayar,” tambahnya.
Padahal sistem pembayaran iuran BPJS Kesehatan dapat dilakukan diberbagai tempat seperti, Kantor Pos, ATM, swalayan dan beberapa toko ritel. Outlet pembayaran banyak tersebar diberbagai tempat .
“Peserta yang menunggak, maka otomatis kartunya sementara dinonaktifkan . Nanti setelah kembali melakukan pembayaran tunggakan dan iuran barulah kartunya diaktifkan kartunya ,” terangnya. (udi/C)
Tunggakan BPJS Kesehatan Rp 2 M
