Site icon Berita Kota Makassar

13 Caleg DPR RI Hanura Dicoret di DCS

MAKASSAR, BKM — Sejumlah bakal calon anggota legislatif (bacaleg) untuk Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI berencana melakukan gugatan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI.
Sebagian di antaranya berasal dari Partai Hanura.
“Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura akan menggugat di Bawaslu RI, karena ada 20 daerah pemilihan yang kosong,” ujar Bacaleg DPR RI asal Sulsel Wawan Mattaliu, Senin (13/8).
Wawan yang juga anggota DPRD Sulsel dua periode ini, menyebut namanya tak tercantum dalam DCS yang diumumkan KPU RI kemarin. Dalam DCS Hanura di dapil Sulsel 1 tercoret tiga orang. Demikian pula di dapil Sulsel II juga tercoret tiga orang. Sementara di dapil Sulsel III, tercoret semuanya atau tujuh orang.
“Mungkin ini efek waktu fasilitasi yang pendek kemarin setelah pertemuan Bawaslu RI dengan KPU RI,” jelas Wawan.
Saat ini, kata dia, DPP di bawah kepemimpinan Oesman Sapta Oddang (OSO) tengah mencari apa solusi konkritnya. Gugatan akan dipimpin oleh Gede Pasek.
Jika bacaleg Hanura dicoret oleh KPU RI, hal berbeda terjadi untuk bacaleg DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) H Busrah Abdullah. Busrah Abdullah bukan dicoret oleh KPU, namun namanya diganti oleh kader yang belum diketahui seperti apa kontribusinya kepada PAN.
Busrah Abdullah juga tercatat dalam bacaleg DPR RI dapil Sulsel I, ketika diumumkan KPU namanya terganti. Menurut mantan ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Makassar dua periode ini, pengganti dirinya sebagai bacaleg diduga kuat atas inisiatif dari Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sulsel Ashabul Kahfi.
“Siapa lagi yang mencoret saya kalau bukan Kahfi. Dia (Kahfi,red) takut lawan saya di dapil Sulsel I,” cetus Busrah yang pernah menjabat wakil ketua DPRD Makassar.
Politisi dengan latar belakang pengusaha ini mengaku heran atas pencoretan dirinya di dalam DCS. Sebab selama ini tidak pernah ada pemberitahuan sebelumnya. “Ada apa ini?” tanya mantan calon wakil wali kota Makassar ini.
Ashabul Kahfi yang ingin ditemui di ruang kerjanya terkait tudingan dari Busrah Abdullah, belum berhasil dikonfirmasi. Pesan singkat juga belum dibalas oleh wakil ketua DPRD Sulsel ini.
Seperti diketahui, KPU telah mengumumkan DCS PAN untuk DPR RI dari dapil Sulsel I. Meliputi Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng dan Selayar. Masing-masing Ashabul Kahfi, Muktar Tompo, A Sri Wahyuni Asti, Satuhang Dg Se’re, M Irwan Zulfikar, Harlina Arifin, Jabal Natsir dan Putri Utami Muis. (rif)

Exit mobile version