BARRU, BKM — Sejumlah warga Desa Siawung Kecamatan Barru, akhir pekan lalu mendatangi Gedung DPRD Barru. Mereka memprotes pembangunan underpass sisi kanan jalur rel kereta api dinilai terlalu sempit karena hanya berukuran 3 X 3 meter.
Warga dan Satker dihadirkan pihak DPRD Barru melalui rapat dengar pendapat (RDP). Salah warga Abd Malik mengaku memiliki lahan dekat Underpass ikut memprotes pelaksana proyek pembangunan rel kereta di sektor Desa Siawung.
Warga mengaku underpass dengan luas 3 X 3 meter sangat sempit. Warga menginginkan ada perubahan dari underpass tersebut supaya diperlebar menjadi 5 X 5 meter.
“Jika Satker tidak memperhatikan aspirasi warga, maka kami minta pekerjaan tidak dilanjutkan sebelum pihak Satker menyetujui permintaan warga, ” ujar Malik.
Pimpinan rapat Andi Wawo Mannojengi yang juga Wakil Ketua DPRD Barru menyatakan pihaknya belum bisa memberikan keputusan terkait hasil RDP ini.
“Rencana pertemuan berikutnya harus lagi diagendakan dengan mengundang beberapa pihak seperti pemilik lahan, Satker hingga lembaga swadaya masyarakat. Begitu pula dengan pihak Satker masih menampung permintaan pemilik lahan, ” pungkas Andi Wawo. (udi/C)
Warga Siawung Protes Satker
