MAROS, BKM — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir & Laut (BPSPL) Makassar bersama stakeholder terkait melaksanakan aksi “Gerakan Bersih Pantai & Laut” (GBPL) di Pantai Kuri Indah, Dusun Kuri Caddi, Desa Nisombalia, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Minggu (19/8).
GBPL dimaksudkan sebagai bentuk aksi nyata Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam menanggulangi sampah di laut sekaligus mendukung gerakan “Pandu Laut Nusantara” sebagai wadah sosialisasi dan edukasi akan pentingnya menjaga laut nusantara.
Sedangkan tujuannya adalah memberi edukasi kepada masyarakat sekitar lokasi kegiatan untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan pesisir dan laut.
Lokasi pelaksanaan aksi GBPL di Pantai Kuri Indah dibagi dalam 4 zona. Masing-masing zona dikoordinir anggota Kodim 1422 Maros dan dibantu beberapa instansi. Zona 1, Satpol PP Maros untuk Zona 2, Lantamal VI Makassar untuk Zona 3, dan Polres Maros untuk Zona 4.
Selain bersih pantai juga diadakan aksi ceremonial berupa Aksi Menghadap Laut dengan bergandengan tangan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, yang diikuti oleh sekitar 480 orang peserta.
Kepala BPSPL Makassar, Ir. Andry Indryasworo Sukmoputro,M.M., pada arahan dan sambutan sebelum memulai aksi bersih pantai, menyampaikan tentang inovasi dalam pengelolaan sampah plastik yaitu alat Destilator Sampah Plastik menjadi BBM.
Meskipun alat ini masih dalam bentuk prototipe, katanya, namun memberi harapan bahwa sampah plastik yang dihasilkan dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat.
Selain itu ia juga melakukan secara simultan aksi pelapasliaran (restocking) benih kepiting bakau sebanyak 1.000 ekor bantuan dari BRPBAP3 Maros dan benih kakap putih sebanyak 1.000 ekor bantuan dari BPBAP Takalar.
Aksi GBPL ini dilakukan serentak di 73 titik di seluruh wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke, untuk menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-73.
BPSPL Makassar terlibat langsung di 4 lokasi, yaitu Pantai Kuri Caddi Maros, Sulsel, Pelabuhan Perikanan Samudera Bitung, Sulut, Pantai Talise Teluk Palu, Sulteng dan Pantai Nambo Kendari, Sultra.
Hasil dari kegiatan bersih pantai ini diharapkan terus dijaga dengan menyediakan sarana dan prasarana pengelolaan sampah oleh warga, dapat juga dilakukan pemisahan antara sampah plastik dan sampah organik, dimana sampah organik dapat diolah menjadi pupuk kompos.(rls)
