MAMUJU, BKM — Komandan Korem 142/Tatag, Kolonel Inf Taufiq Shobri, menjadi inspektur upacara pada peringatan HUT Proklamasi ke 73 tahun 2018 bertempat di Makorem 142/Tatag, Jumat (17/8).
Kegiatan upacara berlangsung khidmat. Bertindak sebagai komandan upacara, Mayor Inf Amiruddin, pembaca UUD 1945, Letda Inf Agus Triyono, dan peserta upacara para perwira, Bintara, Tamtama, serta PNS Makorem 142/Tatag. Pada kesempatan tersebut Danrem 142/ Tatag membacakan amanat Kasad.
”Upacara yang kita laksanakan setiap tahun ini, sepatutnya menjadi momen-momen istimewa yang membawa kita kembali untuk flash back pada sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia puluhan tahun silam. Saat bapak pendiri bangsa kita, Soekarno dan Muhammad Hatta memproklamirkan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945,” katanya.
Sesungguhnya, tambahnya, kedua tokoh nasional tersebut memberikan pelajaran bahwa untuk menghadapi berbagai tantangan harus mengedepankan langkah-langkah konkret. Tidak harus menunggu momen-momen sempurna. Proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia berlangsung di tengah kekacauan akibat adanya kekosongan kekuasaan (vacuum of power).
Dimana, proses penyerahan tanpa syarat penjajah Jepang kepada sekutu belum
secara tuntas diselenggarakan. Kelompok-kelompok pemuda mengambil inisiatif mendesak Soekarno-Hatta agar segera mendeklarasikan kemerdekaan tanpa menunggu janji kemerdekaan dari penjajah.
Sebuah keputusan yang berani. Namun mengandung nilai luhur perjuangan yang sangat prinsipil. Yaitu kemerdekaan dengan kekuatan sendiri. Inilah salah satu tonggak sejarah yang menunjukkan watak dasar bangsa Indonesia sebagai bangsa pejuang yang memiliki tekad yang kuat untuk memperjuangkan kepentingan bangsanya dengan kekuatan sendiri.
”Setelah 73 tahun kemerdekaan, bangsa kita telah mengalami berbagai kemajuan disegala bidang. Kita menjadi kekuatan ekonomi, politik, sosial dan pertahanan yang disegani di dunia. Kita menjadi sentral pertumbuhan ekonomi Asia Tenggara, dengan kekayaan alam yang melimpah dan jumlah masyarakat kelas menengah terbesar sebagai pasar potensial yang menggerakkan roda perekonomian regional. Sebagai anggota G-20 dan anggota tetap beberapa organisasi internasional, Indonesia berperan aktif dalam menyelesaikan konflik di Asia Tenggara dan dunia serta meningkatkan kerja sama Internasional,” ujarnya.
TNI AD selalu terdepan dalam upaya mitigasi bencana dan bergerak cepat dalam mengatasi konflik, separatisme dan terorisme bersama Polri di berbagai wilayah di tanah air. TNI AD juga turut menunjukkan perannya dalam pengawasan dan membantu pembangunan kawasan perbatasan bekerjasama dengan institusi. (ala/mir/c)
HUT Proklamasi Sepatutnya Jadi Momen Istimewa
