ENREKANG,BKM–Rapat paripurna dalam rangka mendengarkan secara live pidato kenegaraan Presiden RI Joko Widodo yang disiarkan langsung melalui salah satu siaran televisi di ruangan sidang DPRD Enrekang,Kamis (16/8) kurang diminati oleh para pejabat Pemkab Enrekang.
Terbukti,dalam rapat paripurna yang pimpin oleh Ketua DPRD setempat Disman Duma,nampak barisan kursi di Gedung terhormat yang menjadi lokasi nobar tersebut lebih banyak yang kosong sangat mengganggu pemandangan.
Dari pantauwan BKM,Kamis (16/8) dari 30 anggota DPRD setempat hanya dihadiri belasan para anggota DPRD dan para Kepala OPD.Termasuk Wakil Bupati Enrekang,HM Amiruddin,Kapolres Enrekang AKBP Ibrahim Aji,Dandim 1419 Letkol Aries Dwiyanto,Sekertaris Daerah (Sekkab) Enrekang,H Chairul Latanro.
Menanggapi hal tersebut,Sekertaris Daerah (Sekkab) Enrekang,H Chairul Latanro sangat menyangkan yang seharusnya dihadiri seluruh kepala OPD lingkup pemkab setempat untuk menyaksikan pentingnya pidato kenegaraan untuk untuk menyamakan persepsi, visi dan misi antara pemerintah daerah dengan pemerintah Pusat.
“Kalau memang ada tanggung jawab di luar sebagai panitia HUT ini,ataukah yang lain,minimal ada yang wakili disini mendengarkan pidato Presiden supaya bisa nyambung itu antara kebijakan nasional degan kebijakan-kebijakan yang ada di daerah,”harap Cahirul saat di temuai desal-sela acara.
Menurutnya,ia tak ingin lagi menegur para Kepala OPD yang tak hadir dalam acara yang lakukan setiap tanggal 16 Agustus tersebut,karena ia merasa para kepala OPD tersebut memahami dan sadar yang mana harus diikuti yang mana harus diwakili.
“Saya sudah tidak mau lagi tegur-tegur karena saya merasa mereka memahami dan mereka pasti sadar yang mana yang harus diikuti yang mana harus diwakili,”kesal Chairul.
(suherman karim)