MAMUJU, BKM — Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan ke 73 RI tingkat Provinsi Sulbar, berlangsung di halaman kantor gubernur Sulbar, Jumat (17/8). Bertindak sebagai inspektur upacara, Gubernur Sulbar, H Ali Baal Masdar.
Teks Naskah Proklamasi dibacakan Ketua DPRD Sulbar, Hj Amalia Aras. Upacara ini turut dihadiri Wakil Gubernur (Wagub) Sulbar, Hj Enny Angraeny Anwar, Kapolda Sulbar, sejumlah anggota DPRD Sulbar, bupati Mamuju, wakil bupati Mamuju, serta Danrem 142 Tatag
Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, usai upacara mengatakan, dalam memaknai peringatan HUT ke 73 Kemerdekaan RI, sebenarnya ada yang jauh lebih penting dari sekadar luapan kemeriahan. Yaitu, bagaimana bangsa Indonesia mampu merefleksikan dari makna kemerdekaan itu sendiri.
”Juga termasuk bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena berkatnyalah sehingga kemerdekaan ini kita bisa raih dari penjajah. Dan bangsa Indonesia ini merdeka. Maka kemerdekaan yang kita raih ini, setiap tahunnya kita rayakan peringatan HUT RI,” ujarnya.
Usai pelaksanaan upacara HUT RI, Wagub Sulbar, Hj Enny Anggraeny Anwar langsung menuju Lapas Mamuju bersama Kapolda Sulbar, Danrem 142, serta Ketua DPRD Sulbar, Hj Amalia Aras.
Wagub Sulbar, Enny Anggraeny dalam sambutannya saat melakukan kunjungan ke Lapas Mamuju, berpesan bahwa jadilah insan budi luhur dan berakhlak dalam menjalani terhadap hukuman sehari-hari dalam menaatinya pada aturan hukum.
Dikatakan, perlu menanamkan pengabdian pada nusa, bangsa, dan negara, maka perlu membangun gelora semangat untuk mengisi kemerdekaan. Maka tentunya harus menjadi milik segenap lapisan masyarakat
Dalam mekanisme ini, dimungkinkan seorang warga binaan pemasyarakatan yang memulai pada pembinaan di lapas maksimum. Maka dalam menjalani hukuman di Lapas ini, dapat menunjukkan perilaku yang telah menunjukkan perubahan positif.
”Kami berpesan kepada seluruh jajaran pemasyarakatan untuk melaksanakan tugas integritas dan dapat bekerja secara profesional serta ketulusan. Juga, menjaga nama baik dan tidak melakukan perbuatan yang dapat merusak citra institusi kepada seluruh narapidana,” ungkap Enny Anggraeny dalam membacakan sambutan Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia RI
Wagub berpesan untuk tetap berbuat baik. Juga tetap meningkatkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa sebagai landasan pada saudara dalam menjalani kembali kehidupan di tengah-tengah masyarakat.
”Jadilah insan yang taat hukum juga insan yang berakhlak dan berbudi luhur serta insan yang mempunyai makna dalam berguna dalam hidup dan kehidupan,” papar Wagub. (ala/mir/c)
Wagub Minta Penguni Lapas Tunjukkan Perubahan
