SIDRAP, BKM — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat UNM (KKN-PPM UNM) 2018, punya cara merubah pola hidup sehat masyarakat untuk tidak bergantung pada obat-obatan zat kimia.
Mengedukasi memanfaatkan lahan kosong seperti pekarangan rumah menjadi berguna dengan menanam tumbuh-tumbuhan yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh.
Edukasi membuat Apotek Hidup sebagai salah satu bagian dari program kerja KKN-PPM yakni “Pemanfaatan Tanaman Lokal untuk Kepentingan obat-obatan di Desa Aka-akae Kecamatan Watang Sidenreng, Sidrap, Sabtu (18/8).
Sebelum diterapkan ditengah masyarakat, para mahasiswa ini melaksanakan Seminar tingkat Kecamatan dan Sosialisasi mengenai Pentingnya Apotek Hidup, yang dibawakan oleh Nurliati Syamsuddin dan Muh. Said Hasan, pada 30 Juli 2018 lalu.
Selanjutnya yang harus dicapai oleh Mahasiswa adalah mengajak masyarakat untuk membuka lahan apotek hidup di halaman rumah.
“Output yang harus kami capai adalah mengajak masyarakat agar berpartisipasi membuka lahan Apotek Hidup. Dimana ketika hal tersebut terlaksana, maka masyarakat dapat menjadikan Apotek Hidup sebagai pertolongan pertama keluarga untuk penyakit ringan,”ungkap Syawir Koordinator Posko 2 Desa Aka-Akae, Minggu (19/8).
Saat ini, sudah ada 5 orang warga mulai berpartisipasi dan berinisiatif untuk membuka lahan dengan memanfaatkan tanaman herbal sebagai pertolongan pertama pada keluarga.
(ady/C)
Mahasiswa KKN UNM Edukasi Masyarakat
