MAKASSAR, BKM–Calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI HM Roem terus melakukan komunikasi dengan pimpinan partai politik tingkat Provinsi di Sulawesi Selatan.
Komunikasi yang dibangun Roem yang juga Ketua DPRD Sulsel ini untuk mencari dukungan sebagai salah satu calon Senator asal Sulsel pada Pemilu legislatif (Pileg) 17 April 2019 mendatang. Roem mengaku sudah komunikasi dengan pimpinan Partai Golkar, Demokrat, Gerindra, PPP dan parpol lainnya. “Hampir semua pimpinan partai saya sudah komunikasi,”ujar Roem, Senin (20/8).
Seperti apa komunikasi Roem kepada pimpinan parpol tentu berkaitan minta dukungan agar pengurus dan kader parpol tersebut mendukung Roem maju sebagai calon anggota DPD RI. “Kita tanyami para pimpinan parpol seperti apa komunikasi yang sudah saya bangun,”ujar mantan Bupati Sinjai dua periode ini.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulsel Ni’matullah Erbe mengaku jika komunikasinya dengan calon senator tetap bagus. Tak hanya itu, Ulla -panggilan akrab Ni’matullah juga sejak awal cukup dekat dengan Roem.
Hal sama juga dikemukakan Ketua Fraksi PPP DPRD Sulsel Asrul Makkaraus. Asrul membenarkan bila sudah ada komunikasi yang dibangun Roem bersama partainya. “Iya kita di PPP sudah komunikasi dengan Pak Roem soal harapannya mendapat dukungan di Pileg mendatang,”ujar Asrul yang juga sekretaris DPW PPP Sulsel ini.
Sebelumnya, Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel HAM Nurdin Halid (NH) memberikan dukungan kepada Roem agar maju sebagai calon senator. NH merestui Roem yang tak lain adalah ketua harian Golkar Sulsel ini maju bertarung sebagai calon DPD RI pada Pemilu 2019 mendatang.
Roem mengaku telah melakukan pertemuan dengan NH beberapa waktu lalu, mengkonsultasikan niatnya maju sebagai calon Senator DPD RI. “Sudah (diizinkan) dan tidak ada masalah. Hasil pertemuan, semua terpulang ke saya,” kata Roem.
Meski demikian, Roem menjelaskan dirinya belum terburu-buru untuk menyatakan mundur secara resmi dari kepengurusan DPD Partai Golkar Sulsel. Sebab hingga saat ini belum ada Petunjuk Pelaksana (Juklak) dari KPU soal pengurus partai yang maju DPD RI. “KPU juga tidak memaksa karena belum ada Juklak. Tapi kalau maju sebagai calon harus masukkan (pengunduran diri di partai) sebelum penetapan,” ujar Roem.
Soal penggantinya di Golkar, Roem enggan berkomentar ia serahkan sepenuhnya kepada NH selaku ketua DPD I Golkar Sulsel. Namun ia mengaku banyak figur yang memiliki potensi menduduki ketua harian di Golkar Sulsel. (rif)
Roem Dekati Pimpinan Parpol
