MAKASSAR, BKM– Dewan Perwakilan Rakyat Dearah (DPRD) Kota Makassar mengawasi anggaran pembangunan Kantor Lurah Laikang, Kecamatan Biringkanaya dan rehabilitasi dua bangunan gedung, yaitu workshop bengkel metro dan gedung UPTD Lampu. Apalagi, anggaran proyek tersebut masuk dalam APBD 2018.
Anggaran yang disiapkan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar untuk anggaran rehabilitasi dua gedung sebesar Rp400 juta dan pembangunan gedung kantor Lurah Laikang sebesar Rp1,1 miliar.
Ketua Komisi C DPRD Makassar, Rahman Pina mengatakan, pengawasan terhadap pembangunan dan rehabilitasi gedung ini perlu dilakukan. Pasalnya, dari 17 peserta lelang yang ikut dewan sudah mewanti-wanti PU untuk tidak memperlambat proses pengerjaannya.
“Banyak sekali kita lihat pembangunan dan rehabilitasi gedung yang dikerjakan PU tidak memenuhi tempo yang ditentukan, tentu itu akan membuang-buang anggaran saja. Pastinya kita selalu pantau itu semua,” ungkapnya saat di gedung DPRD Makassar, Selasa (21/8).
Lanjut Legislator Fraksi Golkar menuturkan, PU Makassar memang mengusulkan anggarkan Rp400 juta untuk rehabilitasi dua bangunan gedung yang berdekatan lokasi yaitu workshop bengkel metro dan gedung UPTD lampu di Jalan Kerung-kerung, Kelurahan Bara-barayya.
“Sebenarnya ada empat pembangunan gedung lurah yang diusulkan, karena masih ada kantor lurah yang tidak memiliki kantor. Makanya usulan itu sudah termasuk pembebesan lahan dan pembangunan gedung dua lantai. Tapi baru satu saya lihat di tender ini, yaitu lurah laikang, semoga itu cepat dibangun,” ujarnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Seksi Pemeliharaan Bangunan Pemerintah, Suhair mengakui, untuk pembangunan Kantor Lurah Laikang meliputi Ruang lingkup pekerjaan konstruksi Sesuai RAB dan lokasi pengadaan pekerjaan konstruksi. Sementara gedung UPTD Lampu, lingkup pengerjaannya yaitu pengerjaan pagar, dan ruangan pos.
“Untuk rehabilitasi workshop bengkel metro itu nanti kita akan adakan pembongkaran untu mengubah lantai beton, ramp ke lantai bengkel, pengerjaan saluran gutter, dan pengerjaan oil trap. Jadi untuk bengkel itu, lantai diangkat sekitar 20 cm dan penambahan akses ke gedung bengkel baru. Kalau lampu jalan penambahan ruangan dan pekerjaan pagar,” katanya.
Sementara itu, Kepala UPTD Lampu Jalan Dinas PU Kota Makassar, Achmad Jusri mengatakan bahwa rehabilitasi untuk Kantor UPTD Lampu sudah seringkali diajukan. Hanya saja, tahun ini baru terealisasi lantaran mendapatkan alokasi anggaran.
“Memang sudah beberapa kali kita ajukan, tapi baru tahun ini ada anggarannya untuk di rehabilitasi, seperti, pagar dan ruangan pos yang berfungsi selama 24 jam. Iya (harusmi di rehabilitasi), apalagi mobil sudah berdesakan disana, jadi memang harus direhabilitasi. Ruangan posko juga diperbaiki,” ucapnya.
Diketahui, selain dua gedung ini, ada beberapa rehabilitasi gedung pemerintahan lainnya. Seperti, rehabilitasi kantor inspektorat senilai Rp950 juta, dan rehabilitasi kantor Dinas Perumahan sebesar Rp900 juta. Ada beberapa kantor lurah yang akan direhabilitasi, yaitu Kantor Lurah Pattingalloang, Bontomarannu, Malimongan, Bangkala, Manggala, Manuruki dan Pa’baeng-baeng.(ita)
Dewan Awasi Pengadaan Kantor Lurah
