SIDRAP, BKM — Guna mengantisipasi kelangkaan dan tingginya harga gas elpiji 3 Kilogram (Kg) di Kabupaten Sidrap, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VII Sulawesi menambah stok gas elpiji 3 Kg ke Bumi Nene Mallomo, Sidrap ini.
Penambahan pasokan gas melon bersubsidi itu berdasarkan surat permintaan Pemerintah Daerah (Pemda) Sidrap beberapa waktu lalu.
Hal itu dibenarkan Unit Manager Communication & CSR MOR VII Pertamina Sulawesi, M Roby Hervindo melalui Tim Humas Pertamina Sulawesi, Ketie, Kamis, (23/8).
Dia mengatakan, Pertamina telah menyalurkan kuota elpiji 3kg di Sidrap sampai dengan Juli 2018 sebesar 2.166.000 tabung dengan kuota sampai dengan Juli 2018 sejumlah 2.149.600 tabung.
Sehingga, katanya, penyaluran sudah melebihi kuota yang ditetapkan pemerintah (lebih 0,75% dari kuota). Khusus di bulan Agustus 2018, alokasi normal Sidrap yaitu sebesar 315.280 tabung.
“Pada bulan ini, Pertamina telah menambahkan alokasi di Sidrap sebesar 21.840 tabung atau meningkat 7 persen dari alokasi normal,” kata Tim Humas Pertamina Sulawesi ini.
Hal itu, kata dia, untuk mengantisipasi tingginya permintaan pada saat Idul Adha, hajatan-hajatan, haji dan kegiatan kemasyarakatan lain.
Dia menjelaskan, bahwa saat ini terdapat 4 agen dan 625 pangkalan LPG di Sidrap, dimana dari hasil pemeriksaan lapangan masing- masing pangkalan memiliki stok harian sebesar rata-rata 27 tabung per hari.
Harga elpiji 3 kg dipangkalan Kabupaten Sidrap sesuai HET yang ditetapkan Pemda yaitu Rp 15.500 per tabung. Operasional penyaluran pun berjalan normal, artinya tidak ada hambatan stok.
“Kami menghimbau agar masyarakat membeli elpiji di pangkalan resmi Pertamina, dengan jaminan ketersediaan suplai dan harga sesuai HET,” ucapnya.
Namun, kata dia, harga di tingkat pengecer yang mencapai Rp35 ribu per tabung, tentunya merugikan masyarakat miskin.
“Oleh karenanya kami mengharapkan agar pihak Pemda dan aparat dapat mengawasi pengecer yang memainkan harga,” tandasnya.
Setdakab Sidrap Sudirman Bungi sudah membentuk tim khusus untuk melakukan pengawasan. Begitu juga sudah menyurat ke Pertamina melakukan penambahan kuota sebanyak 21 ribu lebih untuk distribusi wilayah Sidrap.
“Tim pengawas sudah ada terdiri Dinas Perdagangan, Satpol PP, Para Camat dan Lurah dan Kades, para Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kodim 1420 untuk mengawasi distribusi di wilayah masing-masing,” singkatnya. (ady/b)
Pertamina Tambah Pasokan Gas Elpiji 3 Kg ke Sidrap
