MAKASSAR, BKM — Siang di Jalan Dirgantara (Kampung Rama), Kamis (23/8). Dua orang pemuda terlibat adu mulut. Tidak lama berselang salah satu dari mereka tersulut emosinya. Kemudian menonjok pemuda di depannya.
Pelaku penganiayaan diketahui bernama Astra Putra Lebang (22). Sementara yang dipukul Nuan Matasik (20).
Perseteruan antara keduanya terhenti setelah warga berdatangan. Akibat terkena pukulan, korban Nuan Matasik mengalami luka memar pada bagian wajah. Ada juga bengkak di matanya. Usai melakukan aksinya, pelaku Astra Putra Lebang langsung melarikan diri.
Mendapat laporan dari warga, personel Resmob Polsek Panakkukang yang tengah melakukan patroli wilayah langsung menuju ke lokasi. Tim dipimpin Panit 2 Reskrim Ipda Robert Hariyanto Siga.
Sejumlah saksi dimintai keterangannya. Termasuk korban. Diperoleh informasi tentang ciri-ciri pelaku. Korban kemudian diarahkan untuk melaporkan kasus penganiayaan yang dialaminya.
Siang itu juga polisi melakukan perburuan terhadap Astra. Petugas yang membagi diri mendatangi beberapa titik. Akhirnya, pelaku terdeteksi tengah berada di Jalan Antariksa, setelah sebelumnya ada di Perumahan Telkomas.
Ketika aparat datang ke Jalan Antariksa, pelaku mencoba untuk melarikan diri. Namun lokasi tersebut telah diblokade. Diapun berhasil dibekuk. Selanjutnya digelandang ke Mapolsek Panakkukang guna pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap, membenarkan hal itu ketika dikonfirmasi, kemarin. ”Pelaku sudah kami amankan. Dari hasil pemeriksaan, dia mengakui perbuatannya menganiaya korban yang juga rekannya sesama mahasiswa,” jelasnya.
Menurut pengakuan tersangka seperti ditirukan kapolsek, ia memukul karena emosi baut plat motornya diambil tanpa sepengetahuannya. Beberapa kali pukulan mendarat di wajah korban hingga memar. (ish/rus)
Teganya Mahasiswa Aniaya Teman Gegara Baut Motor
