SALAH seorang jamaah asal Makassar Najwa, menyayangkan pengembalian aset tersebut yang tidak sesuai dengan ekspektasinya. Menurut dia, sebagai bukti pertanggungjawaban Abu Tours, harusnya mengembalikan semua aset yang uang pembeliannya berasal dari jamaah. Karena baginya, selama ini dirinya tak pernah mendapat fasilitas apapun.
“Itu Rp250 miliar kan hanya beberapa persen saja dari total Rp1,4 triliun. Sedikit sekali. Selama ini kita hanya membayar, tapi tidak ada fasilitas apapun dikasih. Seandainya misalnya adami kopernya, ya bisa. Ini tidak,” kata wanita yang beralamat di Perumahan Nusa Tamalanrea Indah (NTI) ini.
Najwa yang rencananya berangkat bersama empat anggota keluarganya ini, tak akan tinggal diam jika semua pembayarannya tak dikembalikan. Ia berencana untuk melakukan tuntutan lagi jika itu terjadi.
Sedangkan Azizah, jamaah lainnya yang tinggal di Jalan Abdul Rasyid Dg Lurang sedikit menerima keputusan itu. Baginya, berapapun yang ada, yang penting ada uangnya yang kembali.
Azizah yang berencana berangkat umrah dengan neneknya ini telah membayar sebesar Rp30 juta. Ia berharap, berapa pun jumlahnya, pihak Abu Tour harus berani bertanggung jawab.
“Saya setuju dikembalikan. Berapa pun jumlahnya tidak apa-apa. Setidaknya itu sebagai bentuk tanggung jawabnya mereka,” ujarnya. (nug/rus)
”Jumlahnya Sedikit Sekali”
