MAROS, BKM — Stok air bersih milik PDAM Maros hanya tersedia hingga bulan September mendatang. Hal itu dikarenakan musim kemarau yang melanda beberapa wilayah di Sulsel diprediksi akan berlangsung hingga bulan Desember.
Stok air bersih di dua sumber air PDAM Maros, yakni Bantimurung dan Lekopancing, hanya mampu menyuplai hingga bulan September mendatang. Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (Dirut PDAM) Kabupaten Maros, Abdul Baddar, kepada wartawan di kantornya, kemarin.
Dituturkan, sejauh ini ketersediaan air bersih masih aman. Hal itu berlangsung hingga bulan September mendatang. Namun, bila hujan tak kunjung turun, maka Maros akan mengalami krisis air bersih.
”Sejauh ini untuk beberapa wilayah yang dijangkau air PDAM, maka stok air bersih masih aman. Walaupun memang ada beberapa wilayah yang kesulitan mendapatkan air bersih. Tapi kondisi ini hanya akan bertahan sampai bulan September. Jika sampai bulan Oktober tidak ada hujan, maka Maros akan mengalami krisis air bersih,” jelasnya.
Itu semua, kata dia, karena memang debit sumber air PDAM Maros mengalami penurunan akibat kemarau panjang. Meski tidak berdampak secara langsung, tapi hal itu memengaruhi jumlah air yang dipompa. Dia menyebutkan, untuk IPA PDAM Bantimurung, mampu memompa sekitar 120 liter/detik. Sementara di Lekopancing hanya 90 liter perdetik. Hal itu berbeda dengan PDAM Makassar yang juga mengambil air di Lekopancing.
”Kalau kita hanya sedikit, sekitar 90 liter perdetik, tapi kalau Makassar jumlahnya bisa mencapai 1450 liter perdetik. Tapi kalau musim kemarau seperti saat ini, pasti mengalami penurunan debit pompa air,” jelasnya.
Dituturkan, pengambilan air dari Lekopancing itu melayani sekitat empat kecamatan, yakni Kecamatan Turikale, Mandai, Marusu, dan Kecamatan Tanralili. Guna mengatasi permasalahan air bersih selama musim kemarau ini, pihak PDAM akan melakukan pencarian air tanah yang layak dikonsumsi di IPA PDAM.
Namun saat ini, progres pencarian air tanah ini masih dalam pengkajian pihak akademisi dan tim ahli. ”Solusinya, kita akan mengebor atau mencari air tanah guna mengatasi krisis air bersih. Jika memang nanti terjadi kemarau panjang. Tapi kami berdoa, semoga musim kemarau tidak berlangsung hingga bulan desember,” harapnya.
Sementara itu, petugas operasi Lekopancing, Udin, menuturkan, memang ada pengurangan debit air di Lekopancing. Bahkan, pengurangan debit air di bendungan mencapai satu meter dari biasanya.
Hal itu menyebabkan pintu air yang dialirkan ke saluran irigasi milik PDAM Makassar tidak maksimal. Bahkan, tambah Udin, pintu bendungan telah dibuka cukup tinggi, karena kondisi debit air di bendungan Lekopancing memang sangat kurang. (ari/mir/c)
Stok Air Bersih PDAM Maros Hanya Sampai September
