MAKASSAR, BKM — Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan bekerjasama dengan Balai Pengelola DAS dan Hutan Lindung (BPDAS-HL) Jeneberang Saddang menyelenggarakan rapat koordinasi teknis persiapan kegiatan RHL tahun 2019, yang dilaksanakan hari ini, 27 Agustus 2019 bertempat di Hotel Harper di Perintis.
Rakortek ini dibuka oleh Kadis Kehutanan Sul Sel, Ir. H. Muhammad Tamzil, MP yang di hadiri oleh kepala BKPH Wilayah IX dan Kepala Balai Perhutanan Sosial dan kemitraan Lingkungan dan 16 KPH Lingkup Dinas Kehutanan sebagai pemangku Kepentingan.
Dalam rapat itu, kepala BPDAS-HL. Jeneberang Saddang Ir. Rochimah Nugraheni, S.hut. M.Si. memantapkan lokasi yang akan menjadi sasaran lokasi RHL tahun 2019.
Pada tahun 2019 Provinsi Sulawesi Selatan mendapatkan alokasi anggaran dari APBN murni untuk merehabilitasi lahan seluas 23.600 yang tersebar pada 23 Kab/Kota di Sulawesi Selatan.
Perlu diketahui bahwa Sulawesi Selatan termasuk kedalam 15 DAS prioritas nasional dan merupakan daerah tangkapan air bendungan sehingga Sulsel masuk sebagai salah satu Provinsi dari 19 target Provinsi pelaksanaan RHL secara Nasional.
Pengendalian DAS dan hutan lindung menjadi fokus program pada tahun 2019 karena berdasarkan evaluasi tahun 2017 banyak terjadi bencana alam terkait rusaknya bentang DAS terutama tutupan lahan. Hal ini menjadi dasar pertimbangan untuk meningkatkan luasan areal penanaman pohon.
Setelah lokasi disetujui oleh para Ka.KPH sebagai pemangku kepentingan, maka akan dilanjutkan dengan penanda tanganan berita acara lokasi sasaran antara kepala BP-DASHL Jeneberang Saddang dengan para kepala KPH sebagai pejabat komitmen untuk melaksanakan RHL pada Tahun 2019.
Program RHL ini sejalan dengan program Gubernur terpilih Prof. Nurdin Abdullah yang akan melakukan RHL untuk meningkatkan tutupan hutan dan penanganan lahan kritis di Sulawesi Selatan.
Kedepan diharapkan hutan dapat mensejahterakan masyarakat dan meningkatkan taraf hidup masyarakat yang bermukim di sekitar hutan.
Salah satu program yang akan dikembangkan adalah Pembangunan Hutan Kayu Energi dan Pengembangan Pangan dalam Hutan serta Pengembangan Ternak dalam Kawasan Hutan (Silvopastural). (*)
