Site icon Berita Kota Makassar

Dua Rektor Apresiasi UMI Layak Terakreditasi A

MAKASSAR, BKM– Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar layak mendapatkan akreditasi institusi tertinggi yaitu nilai ‘A’. Keoptimisan ini disampaikan Rektor Universitas Islam Sumatera Utara Medan, Prof Dr Ir Mhd Assaad MSi dan Rektor Universitas Dr Soetomo Surabaya, Dr Bahrul Amiq SH MH.
Tidak tanggung-tanggung kepercayaan dua rektor ini diutarakan pada pelaksanaan Penandatanganan MoU Universitas Muslim Indonesia dengan Universitas Islam Sumatera Utara Medan dan Universitas Dr Soetomo Surabaya di Ruang Rapat Senat Menara UMI Lt.9, Sabtu (25/8).
Menurut Universitas Islam Sumatera Utara Medan, Prof Dr Ir Mhd Assaad MSi mengatakan bahwa kontribusi yang diberikan UMI sebagai PTS terbesar merupakan PTS yang banyak memberikan dukungan dan bantuan kepada PTS lainnya, seperti UII.
“Saya ingat betul bagaiamana Prof Dr Mansyur Ramly Ketua Pembina Yayasan Wakaf UMI yang waktu itu sebagai Ketua BAN PT, banyak memberikan bimbingan dan arahan untuk pengembangan PTS kami,” ungkapnya usai rapat.
Sementara itu Rektor UMI Prof Dr H Basri Modding menyampaikan ucapan terima kasih kepada kedua institusi UISU Medan Universitas Dr Soetomo Surabaya, atas kepercayaan untuk bermitra dengan UMI khususnya permintaan dukungan SDM UMI dalam rangka pembukaan prodi S3 ilmu manajemen dan Hukum di kedua institusi.
“Silaturrahmi dan membantu sesama dalam upaya pengembangan sesuai aturan yang ada tentu merupakan hal yang dianjurkan dalam agama. Mengutip salah satu ayat Al Quran yang artinya bertolong-tolonglah kalian dalam kebaikan,” katanya.
Lanjut, Alumni Fakultas Ekonomi UMI ini menambahkan bahwa silaturrahmi yang berlangsung di Menara UMI lt 9 ini, merupakan kekuatan besar dalam upaya mewujudkan mutu perguruan tinggi yang berkualitas, terdiri atas tiga pulau yaitu pulau Sulawesi ( UMI), Sumatera ( UISU), dan Jawa ( Universitas Dr Soetomo).
Sementara itu Rektor Universitas Dr Soetomo, Dr Bahrul Amiq SH,MH mengaku UMI banyak memiliki peran dalam pembinaan kampus kami, khususnya Bapak Prof Dr H Mansyur Ramly untuk keluar dari kemelut yang pernah ada.
“Untuk kemudian kami bangkit dan alhamdulilah bisa eksis saat ini namun tentu masih jauh dari UMI sebagai kampus islam terbesar, dan maju, karena itu kedatangan kami untuk belajar dan meminta bantuan dengan bentuk menjalin kemitraan dengan UMI untuk pembukaan Doktor (S3) program studi manajemen, kami meminta dukungan UMI dengan menugaskan SDM Dosen untuk persiapan pembukaan prodi S3 manajemen,”jelasnya.
Hadir Ketua Pembina Yayasan Wakaf UMI Prof. Dr. H Mansyur Ramly, Sekretaris Yayasan Wakaf UMI Dr Ir H Lambang Basri MT., Wakil Rektor, Direktur PPs UMI, Dekan Fakultas Ekonomi dan Dekan Fakultas Hukum UMI, Kepala KUI dan Kepala Humas UMI.(ita)

Exit mobile version