Site icon Berita Kota Makassar

Tiga Polsek Gandeng Tomas dan Toga

GOWA, BKM — Untuk mencegah paham-paham radikalisme bersarang di masyarakat, jajaran Polsek Tompobulu, Polsek Bontomarannu, serta Polsek Tombolopao gencar melakukan pendekatan ke masyarakat.
Sasaran utama pendekatan itu yakni kepada para tokoh masyarakat (Tomas), tokoh agama (Toga), tokoh adat, tokoh pemuda serta tokoh perempuan. Unsur ini digalang sebagai unsur tepat untuk melakukan sosialisasi intens ke masyarakat khususnya kawula muda agar tidak terjebak, terjerumus dan terdoktrin oleh paham-paham radikal serta tercandu obat-obatan terlarang seperti sabu, ganja dan jenis obat-obatan yang berbahaya bagi tubuh.
Di Kecamatan Tompobulu, Bhabinkamtibmas, Aiptu Muh Arifin, berinteraksi ke tengah masyarakat dengan menggandeng unsur-unsur penting masyarakat guna mencegah dan menangkal secara dini gerakan radikalisme anti Pancasila. Dimana, mengatasnamakan agama. Termasuk pula bahaya Narkoba.
Hal sama dilakukan di wilayah hukum Polsek Bontomarannu. Kapolsek Bontomarannu, AKP Robert Naro mengatakan banyak hal yang perlu diwaspadai masyarakat dalam era kekinian saat ini. Paham-paham radikal mudah digelindingkan oknum melalui tatanan kehidupan. Salah satunya melalui agama, pergaulan bebas narkoba dan modus lainnya yang mengefek.
Sementara itu, Kanit Binmas Polsek Tombolopao, Aipda Musrudi menjumpai para siswa SMAN 11 Gowa di Lingkungan Tombolo, Kelurahan Tamaona, Kecamatan Tombolopao, Sabtu siang (25/8). Di hadapan para siswa, Aipda Musrudi berharap penanganan kenakalan remaja bisa tertangkal lewat kepedulian dan kesadaran para siswa untuk menjauhi jebakan narkoba. (sar/mir)

Exit mobile version