Site icon Berita Kota Makassar

Semalam Dua Tawuran, Satu Kena Panah

MAKASSAR, BKM — Perang kelompok kembali marak terjadi di Kota Makassar. Dalam semalam, Senin (27/8) pukul 23.00 Wita, dua kali terjadi tawuran pada lokasi berbeda. Masing-masing di Jalan Veteran Utara dan Jalan Sungai Poso.
Di Jalan Veteran Utara, sekelompok pengendara sepeda motor berboncengan dengan menggunakan busur dan parang saling kejar mengejar. Tiba-tiba seorang warga bernama Fathir (16) muncul. Ia kemudian di pinggir jalan.
Kelompok pemuda itu langsung melepaskan anak panahnya hingga mengenai paha sebelah kanan Fathir. Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Pelamonia dengan panah besi tertancap.
Bersamaan dengan itu, di Jalan Sungai Poso, tepatnya depan Gedung Jamiyyah Ittihad Wal Muawwah juga terjadi tawuran. Melibatkan kelompok pemuda Jalan Sungai Poso melawan sekelompok massa yang tidak diketahui asalnya.
Anggota Polsek Ujungpandang dan Polsek Makassar yang mendapat laporan adanya kejadian tersebut, langsung bergerak ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Namun, pelaku sudah kabur. Yang ada hanyalah korban terkena anak panah.
Sementara Jalan Sungai Poso, Polsek Ujungpandang datang ke lokasi. Aidil (21), warga Jalan Buntu Terpedo yang menjadi saksi, mengatakan ia saat itu keluar hendak membeli rokok. Tiba-tiba di Jalan Sungai Poso muncul sekelompok pengendara motor sekitar 20 orang. Mereka terlihat memegang badik danmembentakan busur.
Aidil sempat menjadi sasaran pemukulan pada bagian kepala. Dadanya juga diinjak. Setelah itu, pelaku meninggalkan TKP. Namun terlebih dulu merusak dua unit sepeda motor yang terparkir di depan Warnet Dini Jl Sungai Poso. Masing-masing Honda Vario dan Yamaha NMax.
Saksi lain bernama Mamat, warga Jalan Sungai Poso mengatakan, sebelum terjadi penyerangan, ada perempuan yang datang meminta perlindungan. Dia mengatakan ada sekelompok rombongan anak muda yang mengendarai sepeda motor berjumlah 20 orang mengejarnya. Mereka membawa busur dan mengancam perempuan tersebut.
Mengetahui kedatangan kelompok penyerang, anak muda Jalan Sungai Poso langsung menghadangnya. Akibatnya, tawuran pun terjadi.
Kapolsek Ujungpandang Kompol Wahyu Basuki mengemukakan, keterangan saksi di TKP menyebutkan pihak kelompok pemuda Jalan Sungai Poso mengenali salah satu kelompok penyerang bernama Ical. ”Orang tua Ical yang berada di TKP langsung melakukan pertemuan dengan warga di Jl Sungai Poso dengan polisi, guna mencari solusi agar tidak terjadi aksi saling balas,” ujar Kompol Wahyu, kemarin. (jul/rus)

Exit mobile version