LUWU, BKM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu menggelar sosialisasi penyusunan dokumen kajian risiko bencana dan pengurangan resiko bencana di Kabupaten Luwu. Sosialisasi digelar di Aula Kantor Bappeda Luwu, Kamis (30/8).
Sosilisasi bertujuan pencegahan bencana yang ada dikabupaten Luwu selain itu sosialisasi pengurangan risiko bencana ini bertujuan untuk mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh bencana alam dan pemetaan daerah rawan bencana di Kabupaten Luwu.
“Sosialisasi kajian bencana diharapkan dapat memberikan pamahaman terkait penyusunan risiko bencana di Kabupaten Luwu sehingga diketahui daerah mana yang rawan bencana,” ujar Plt BPBD Luwu, Lukman.
Sementara itu, Wakil Bupati, H Amru Saher dalam sambutannya mengatakan melalui sosialisasi ini dapat memberikan kontribusi dalam pencegahan bencana di Kabupaten Luwu.
“Kajian risiko terhadap bencana merupakan salah satu langkah penanganan bencana, dimana bisa menentukan daerah rawan bencana dikabupaten Luwu. Semoga dengan sosialisasi ini bencana yang sering terjadi di Kabupaten Luwu yaitu banjir, dan juga tanah longsor yang terjadi Bastem dan Latimojong, bisa teratasi,” ucap, Amru Saher.
Kabupaten Luwu memiliki geografis daerah pegunungan dan dataran rendah yang rawan terjadi bencana Tanah longsor dan banjir. Di Kabupaten Luwu terdapat beberapa kecamatan yang rawan musibah bencana alam yakni kecamatan Bastem, Bastem Utara, Latimojong, Walenrang Barat, Latimojong dan Sulit Barat. (wan/C)
BPBD Sosialisasi Kajian Bencana
