GOWA, BKM — Kelangkaan elpiji 3 kilogram (Kg) di Kabupaten Gowa pada akhir-akhir ini, sudah dideteksi penyebabnya. Hal itu diungkap Kadis Perdagangan dan Perindustrian (Perdastri) Gowa, Andi Sura Suaib saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terhadap kelangkaan elpiji Kg.
Sidak yang dilakukan selama dua hari ini, pada Rabu (29/8), pihaknya menemukan beberapa usaha rumahan yang menggunakan elpiji 3 Kg. Padahal, aturannya, usaha-usaha tidak dibenarkan menggunakan tabung yang hanya diperuntukkan bagi warga kurang mampu.
”Ternyata, elpiji 3 Kg melangka karena banyak usaha rumahan yang menggunakan tabung ini. Dan penggunaannya tidak hanya satu atau dua tabung. Tapi hingga puluhan tabung,” kata Andi Sura.
Dari Sidak yang dilakukan ke tingkat pangkalan, agen hingga tempat usaha, ditemukan ada delapan usaha baik rumah makan dan usaha laundry yang diberikan teguran keras karena menggunakan elpiji 3 Kg.
”Dua hari ini kami meninjau mulai Selasa. Ternyata, ada beberapa jenis usaha yang menggunakan gas 3 Kg. Jadi ini memang tidak tepat sasaran peruntukannya. Seharusnya mereka harus menggunakan minmal tabung isi 5 Kg ke atas,,” kata Kadis.
Tempat usaha yang diberi teguran sudah mengganti tabungnya dari 3 Kg menjadi 5 Kg. ”Alhamdulillah, mereka sudah beralih ke tabung ukuran 5 Kg. Kalau masih didapati akan kita tindak lebih tegas,” tandas Andi Sura.
Selain sidak di tempat usaha warga umum, sidak juga dilakukan di salah satu rumah ASN yang menggunakan tabung 3 Kg.
”Iya kami juga temukan salah satu rumah milik ASN dan itu tidak boleh. Di salah satu usaha pertanian dan pengusaha ayam potong juga ditemukan menggunakan tabung isi 3 Kg. Jadi inti dari kelangkaan ini karena penggunaannya tidak tepat sasaran,” kata Andi Sura.
Akibat adanya indikasi kelangkaan ini, pihak Pertamina dan Dinas Perdastri Gowa telah mengantisipasinya dengan menambahkan jatah tabung elpiji 3 Kg ke seluruh agen dan pangkalan yang ada di Gowa.
”Sudah kita antisiapasi dengan menambah jatah tabung elpiji 3 Kg sebanyak 500 tabung setiap harinya. Ini dilakukan sampai 31 Agustus. Insya Allah, masyarakat tidak akan susah lagi mencari gas untuk memenuhi kebutuhan rumahtangga,” kata Kadis. (sar/mir)
Elpiji 3 Kg Langka di Gowa
