Site icon Berita Kota Makassar

Spekulan Elpiji Bermain Terorganisir

SIDRAP, BKM — Pemkab Sidrap kembali mengumpulkan seluruh agen penyalur di ruang pertemuan Bagian Ekonomi, Sidrap, Kamis sore, (30/08). Disela-sela pertemuan terungkap fakta di lapangan adanya sejumlah sopir pengangkut dan pangkalan ikut bermain harga.
Spekulan ini sangat terorganisir dalam permainan tabung melon ini.
Kabid Perdagangan Disperindag Sidrap, Sudarmin mengaku pihaknya menerima pengakuan pemilik pangkalan yang memberikan uang tip ke para sopir. Akibatnya pangkalan menjual diatas HET antara Rp18 ribu-Rp20 ribu pertabung. Padahal HET hanya Rp15.500.
Kadis Perdagangan Sidrap, Wahyudin mengaku menemukan sejumlah pangkalan bermain mata dengan pengecer. Ada beberapa pangkalan ketahuan menyimpan gas untuk pengecer.
“Itu ada pangkalan yang menyatakan habis, padahal nyata-nyatanya ada. Katanya disimpan karena sudah ada yang punya,” jelas Wahyudin.
Tapi sejurus kemudian ada mobil pik up tengah malam datang ke pangkalan mengambil tabung yang disimpan kemudian dibawa keluar daerah dengan harga Rp25 ribu-Rp35 ribu.
“Inimi yang perlu diberikan tindakan tegas. Aparat penegak hukum terjun langsung dan memproses sesuai UU perlindungan konsumen,” tegas Kadis.
Sebelumnya, salah satu pangkalan di wilayah ini mengakui hal itu saat ditemui, Rabu (29/8). Dia mengaku, pernah membeli di sopir Rp17 ribu pertabung dan menjualnya Rp20 ribu pertabung.
“Kita beli di sopir Rp17 ribu pertabung, kalau tidak begitu kita tidak dikasi tabung. Jadi pangkalan yang membeli dengan harga mahal dikasi,” katanya.
”Akan memberikan sanksi tegas kepada sopir dan pangkalan yang ditemukan bermain. Satu KK satu tabung dan pangkalan mengorder langsung melalui pembayaran bank,” tegas Kadis.
Kabag Ekonomi Sidrap, Ambo Ela mengatakan, mulai pekan depan akan dilakukan penjual gas melon serentak di 11 Kecamatan.
Sekretaris Iswana Migas DPC II Parepare, Ibrahim Mukti mengatakan terhitung 3-7 September akan dilakukan operasi di tiap-tiap kecamatan.
“Setiap kecamatan distribusikan satu truk dengan 560 tabung di satu pangkalan tertentu. Setiap hari itu akan ada 2 mobil di dua kecamatan untuk melayani masyarakat,” jelasnya. (ady/C)

Exit mobile version