GOWA, BKM — Kebakaran terjadi lagi Selasa (4/9/2018) sekira pukul 04.00 Wita di wilayah Kecamatan Bontonompo tepatnya di Dusun Borong Rappoa, Desa Romanglasa. Satu unit rumah panggung milik Majido Dg Naba (60) habis dan rata dengan tanah. Yang tidak terbakar hanya atap-atap seng yang lain tersisa hanya bara dari rangka rumah yang memang dominan terbuat dari kayu dan bambu.
Kebakaran ini terlihat setelah tiga warga bernama Dg Nojeng, Dg Sese dan Dg Naba melihat banyak asap dalam rumah panggung tersebut. Karenanya mereka langsung berteriak dan warga sekitar pun berdatangan.
Warga pun spontan membantu memadamkan api dengan alat seadanya tapi api sulit dipadamkan karena rumah panggung kebanyakan dinding bambu.
Pada pukul 05.30 Wita dua unit Damkar yang berposko di Kecamatan Bontonompo tiba. Armada ini pun langsung dibackup oleh Damkar dari kantor induk di Gowa dan bantuan Damkar dari Kabupaten Takalar. Hanya saja kobaran api yang sudah merajalela tidak bisa lagi tim Damkar bisa berbuat banyak.
Dari peristiwa kebakaran ini satu orang tewas yakni Sakinah Dg Tarring (60), istri Majido Dg Naba. Kondisinya memiriskan hati. Korban mengalami luka bakar yang cukup parah. Sebagian tubuh korban tersisa tulang dan hanya bagian kepala dan dada yang masih kelihatan. Lainnya sudah jadi abu.
Korban tidak bisa menyelamatkan diri akibat mengalami sakit. Korban sempat berupaya diselamatkan oleh anaknya bernama Sahriana (38) namun tidak berhasil. Bahkan Sahriana terluka bakar pada bagian tangan. Sahriana hanya bisa menyesali diri tidak bisa menyelamatkan ibunya. Kini Sahriana dibawa lari ke Puskesmas Bontonompo untuk mendapatkan pertolongan.
Camat Bontonompo, Muh Yasin Mallingkai begitu mendengar kejadian kebakaran langsung ke TKP bersama jajarannya dan Ketua Karang Taruna Bontonompo, Syarifuddin Tompo.
“Atasnama pemerintah kecamatan kami turut berduka atas kejadian kebakaran ini. Semoga pak Majido dg Naba bersama keluarga tabah dan ikhlas atas kejadian ini. Dan semoga Sahriana yang mengalami luka bakar bisa segera tertangani. Saat ini kami melakukan pendataan terkait kerugian materil yang dialami korban,” kata Camat Bontonompo di lokasi.
Dari kebakaran ini rumah panggung Majido Dg Naba habis tak tersisa bersama tiga unit sepeda motor masing-masing merk Vega, Satria dan Smash.
“Oleh petugas bersama keluarga hanya bisa mengumpulkan sisa abu jazad korban untuk dimakamkan secara layak,” tambah camat.
Petugas dari Polsek Bontonompo dipimpin Kapolsek AKP Abd Rahman pun telah melakukan penanganan intensif dengan mengevakuasi korban selamat dan mendata kerugian serta membuatkan data kejadian di TKP.
Menurut identifikasi Kepolisian seperti dikatakan Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan, dari hasil lidik sementara tim identifikasi Polres Gowa bahwa api pertama kali berasal dari bagian atap rumah lalu menjalar cepat ke seluruh bagian rumah.
“Penyebabnya masih dalam lidik. Tim Identifikasi Polres Gowa melakukan olah TKP dan pengumpulan barang bukti dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi,” kata AKP Mangatas Tambunan.
Dikatakan AKP Mangatas Tambunan menurut saksi pertama yakni menantu pemilik rumah bernama Ansar Dg Nompo, hawa panas api dirasakannya saat masih lelap tidur. Karena panas, akhirnya Nompo pum tergesa-gesa bangun dan mengecek sumber panas dan ternyata didapati ruang tengah sudah penuh api. Dalam kondisi panik, Nompo berupaya membangunkan isi rumah sambil berteriak minta tolong. (saribulan)
