Site icon Berita Kota Makassar

Soal Ternak Warga Ditemukan di Rumah Ketua DPRD, Begini Jawaban H Bonto…

TAKALAR, BKM-Ketua DPRD Takalar, H Muhammad Jabir Bonto memberikan klarifikasi pada tim penyidik Reskrim Polres Takalar soal ditemukannya tiga kerbau milik warga dikediamannya. Ketua DPRD Takalar didampingi kerabatnya, Makmur Mustakim memberi keterangan pers kepada jurnalis.

H. Bonto menguraikan kronologis awal sehingga ketiga hewan ternak tersebut berada di dalam halaman rumahnya di Kelurahan Palleko, Kecamatan Polongbangkeng Utara, (27/8) beberapa hari lalu.

“Begini cerita yang sebenarnya,pada hari kejadian, saya dihubungi seorang anggota kepolisian Polres Takalar bernama Gassing Taba, yang menyampaikan bahwa ada tiga ekor kerbau di belakang rumahnya. Saya langsung bergegas pulang ke rumah mendengar kabar itu,” papar H Jabir Bonto, Senin (3/9).

H Jabir Bonto, menambahkan, tiba di kediamannya di Kelurahan Palleko, tiga ekor kerbau tersebut memang tengah berada dalam halaman rumahnya, namun setelah mencek kondisi ketiga kerbau tersebut tiba-tiba muncul sekelompok orang yang mengaku ketiga ekor kerbau tersebut adalah miliknya.

“Sebelum insiden ditemukannya tiga ekor kerbau di rumah kami. Tiga ekor kerbau milik orang tua saya ( H Tambaru Lau) juga menghilang, mungkin polisi yang menemukan, tiga ekor kerbau milik sapi H Lau sehingga kerbau kerbau tersebut digiring ke rumah, karena yakin kerbau itu bukan milik H Lau, saya langsung sampaikan, bahwa silahkan kerbau itu dibawa keluar dari halaman rumah karena kerbau itu milik warga lain,” kata H Muhammad Jabir Bonto.

H Jabir Bonto menimpali, akibat insiden dan isu liar yang menggelinding bak bola panas terkait ditemukannya tiga ekor kerbau di halaman rumahnya membuat diri dan keluarganya menanggung banyak beban moral dan berharap apa yang dia sampaikan ini, dapat mengakhiri munculnya isu liar yang merugikan prihalnya. “Kami tidak pernah sedikitpun memerintahkan lahirnya kejadian tersebut dan semua ini adalah mis komunikasi, meski demikian kita serahkan persoalan ini ke aparat berwajib untuk diusut tuntas,” tukasnya. (ari Irawan)

Exit mobile version