JIKA di Jakarta, pasangan gubernur dan wakil gubernur dilantik, di Makassar, persiapan penyambutan terus dikerjakan.
Di rumah jabatan gubernur, Jalan Sungai Tangka, sudah dipasang tenda berukuran besar. Tenda yang memuat ribuan orang itu terpasang di lapangan upacara.
Menurut Kepala Sub Bagian Rumah Tangga Pimpinan Muh Dodi Rahmat, tenda itu dipasang dalam rangka penyambutan gubernur dan wakil gubernur terpilih.
Rencananya, setelah tiba di Makassar, NA-ASS akan ke rumah jabatan untuk bersilaturahmi dengan masyarakat Sulsel, khususnya para pendukung, tim sukses, dan para relawan.
Dia menambahkan, sudah dua hari ini, sejak Selasa hingga Rabu, ratusan orang menggelar dzikir di rujab gubernur yang berlangsung usai salat Ashar hingga ba’da Isya.
Istri gubernur Liestyati Fachruddin sebelum berangkat ke Jakarta menghadiri pelantikan suaminya, juga sudah menyempatkan diri mengunjungi rumah jabatan. Dia melihat seperti apa kondisi tempat yang akan tinggali hingga lima tahun ke depan.
Sejauh ini, kata Dodi, belum ada permintaan khusus dari keluarga NA, apa saja yang perlu diubah dan dibenahi di rujab gubernur.
“Sampai sekarang juga belum ada instruksi atau informasi kamar mana nantinya yang akan ditempati Pak Gubernur dan Ibu,” ungkapnya.
Di rujab gubernur, ada beberapa ruangan yang dinilai perlu dibenahi dindingnya karena wallpaper sudah lapuk. Dodi menambahkan, hampir dipastikan jika gubernur terpilih belum akan menempati rumah jabatan langsung saat tiba di Makassar.
Selain di rumah jabatan, persiapan juga dilakukan di ruang kerja gubernur dan wakil gubernur. Sejumlah staf yang bertugas di sana, terlihat membersihkan ruang kerja.
Foto Penjabat Gubernur Sulsel Sumarsono juga sudah diturunkan dari dinding. Tak ada perubahan tata letak perabot dan meja kerja di ruang kerja gubernur. Semuanya seperti sediakala saat Soni menempati ruangan tersebut.
“Tidak adaji yang berubah. Perabotnya tetap tidak ada yang bergeser. Tidak tahu nanti kalau Pak Gubernur sudah berkantor dan minta suasana ruang kerja diubah, itu akan kita lakukan,” kata Haji Unding, seorang staf yang bertugas di ruang kerja gubernur.
Sementara di ruang kerja wakil gubernur, tampak beberapa pekerja sedang membersihkan pendingin ruangan. Wallpaper di ruangan wagub sudah diubah. Ruang rapat juga diperbesar.
Kepala Biro Umum Sulsel Muh Hatta sebelumnya menjelaskan, khusus untuk fasilitas yang akan diberikan, tidak ada bedanya dengan fasilitas yang diberikan kepada gubernur dan wagub sebelumnya. Kendaraan dinas misalnya. Tidak ada usulan anggaran untuk menyiapkan kendaraan baru. Gubernur dan wagub terpilih akan menggunakan kendaraan yang telah ada. Untuk gubernur disiapkan satu unit Toyota Alphard dan wakil gubernur satu unit Land Cruiser.
“Jadi fasilitas untuk gubernur dan wakil gubernur terpilih tidak ada beda dengan sebelumnya,” pungkas Hatta.
Sementara di kediaman pribadi Prof Nurdin Abdullah yang berada di Perumahan Dosen Unhas Blok GB/76, tampak sepi. Hanya ada satu orang pembantu, penjaga dan pekerja yang sedang memperbaiki kediaman sang gubernur baru.
Tidak seperti kediaman gubernur-gubernur Sulsel sebelumnya, dipekarangan rumah Prof NA hanya ada dua karangan bunga ucapan selamat. Masing-masing dari PT Anugrah Benet Perkasa dan pengusaha asal Tana Toraja.
Salah seorang penjaga rumah dikediaman NA mengaku tidak ada acara yang dilaksanakan di tempat ini. ”Semuanya di Jakarta,” cetusnya. (rhm-ita/rus)
Dua Karangan Bunga Depan Rumah Pribadi NA
