SEMENTARA itu, setelah sukses melaksanakan deklarasi Ganti Presiden beberapa waktu lalu di Monumen Mandala, Makassar, Kini Relawan Ganti Presiden (RGP) 2019 Sulsel membentuk posko relawan yang terletak di Bukit Baruga Antang yang rencana akan diresmikan pada Minggu (9/9) mendatang.
Bahkan mereka akan membentuk relawan di 24 kabupaten kota, bagaimana kedepan visi misi RGP untuk mengganti pemimpin lima tahun kedepan terujud. “Saat ini sudah ada beberapa daerah dan kita akan sempurnakan di 24 kabupaten kota,” kata sekretaris pusat RGP Sulsel, Andi Hidayatullah.
Dalam sosialiasi kedepan, pihaknya lebih mengutamakan pendekatan kepada masyarat dengan memberikan keyakinan jika kondisi Indonesia saat ini membutuhkan pemimpin baru. Mengingat kepemimpinan Presiden Jokowi belum terlalu pro kepada rakyat kecil karena sejumlah barang-barang hingga dollar naik hingga Rp 15 ribu, “Kedepan kita fokus untuk pemberian pencerahan kepada masyarakat bahwa kita butuh pemimpin lebih baik dimana selama ini saat petani panen raya, malah pemerintah ekspor beras,” ujar Andi Hidayatullah.
Sementara disinggung mengenai jika saat ini, sudah dipastikan calon Presiden hanya dua pasangan, selain petahana Jokowi ada juga Prabowo-Sandiaga Uno. Namun RGP tidak ingin disebutkan jika pro terhadap Prabowo-Sandi. “Kami hanya ingin ganti Presiden,” ucapnya.
Dirinya menyebutkan, jika RGP sebelum ada pendaftaran Capres yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), riak-riak #Ganti Presiden sudah ada yang dibentuk berbagai komunitas yang ada buka dari kader parpol yang mendukung Prabowo-Sandi. “Kita tekankan ganti Presiden, masalah koordinasi Capres (Prabowo-Sandi) kita jalan sendiri.”sambungnya.
Bahkan sosialisasi yang dilakukan selama ini, bukan adanya dorongan atau dukungan dari partai Probowo-Sandiaga. Namun itu mutlak dari RGP sendiri. “Sosialisasi dengan dialog ganti presiden selama ini mutlak (Dari RGP) bkan dari partai politik,” jelasnya.
Relawan ini bukan merupakan bentukan partai pengusung Prabowo-Sandiaga Uno, sehingga praktis banyak politisi yang akan berkompetisi di Pileg mendatang tidak ikut bergabung. “Caleg gerindra bekerja berdasarkan perintah partai,”ujar wakil ketua DPD Gerindra Sulsel Syawaluddin Arif. (rif)
Banyak Politisi Pengusung Prabowo-Sandi tak Gabung RGP
