Site icon Berita Kota Makassar

Ledakan di Tempat Laundry Tewaskan Karyawan Bank

MAKASSAR, BKM — Kamis dini hari (6/9) di Jalan Tekukur, Makassar. Warga sudah lelap dalam tidurnya.
Kira-kira pada pukul 02.30 Wita, tiba-tiba terdengar suara dentuman yang cukup besar. Setelah ditelusuri, ternyata sebuah tabung mesin setrika uap di tempat laundry CV Cahaya Jaya Abadi, meledak.
Tempat usaha yang berlokasi di Jalan Tekukur nomor 19 itu milik Julianti. Saat kejadian, sang pemilik sedang tidak ada di tempat. Ia berada di Sorong, Papua.
Ketika meledak, tabung seberat 13 kilogram itu terangkat ke atas. Akibatnya, bagian plafon dan rumah rumah yang dijadikan tempat usaha itu jebol.
Saat jatuh usai terbang, tabung membobol rumah bertingkat dua yang ada di sebelahnya. Nahas dialami pemilik rumah yang bertetangga dengan tempat usaha jasa cucian itu.
Tabung ukuran besar itu menimpa Arnold Inkirawan (38), seorang karyawan bank. Kamar bagian belakang yang ditempatinya tidur jebol. Tangan kirinya nyaris putus. Ia juga tertindis tabung setrika uap.
Sesaat setelah kejadian korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Stella Maris. Namun di tengah perjalanan ai mengembuskan nafasnya yang terakhir.
Informasi yang diperoleh, saat kejadian Arnold dan orangtuanya tidur satu kamar di bagian belakang. Namun beda tempat tidur. Arnold tidur di bagian sudut tempat jatuhnya tabung mesin yang mengenai tangan dan dadanya.
Lima orang saksi yang juga karyawan laundry ditemui di lokasi kejadian. Masing-masing Jek (21), Aria (23), Ani (19), Riki (19), dan Mariati (35).
Menurut Mariati dan Jek, setelah memanaskan tabung mesin setrika uap, mereka ke ruang tamu untuk mengemas pakaian. Sedangkan Aria dan Ani berada dalam kamar. Sementara Kiki berdiri di pintu antara tempat pengemasan.
Tiba-tiba terdengar suara ledakan. Selanjutnya mereka bergegas keluar dari dalam rumah. Terlihat tabung mesin setrika uap terlempar ke atas hingga menjebol plafon dan atap rumah.
Sesaat setelah kejadian, Wakapolrestabes Makassar Kompol Jamal dan Kapolsek Mariso Kompol Pol Ahmad Yulias bersama tim labfor Polda Sulsel tiba di lokasi kejadian. Mereka melihat dan memeriksa kondisi rumah laundry yang porak poranda akibat ledakang.
”Ada satu korban meninggal dunia. Rumahnya berjarak dua rumah dari lokasi ledakan. Korban tertimpa tabung mesin setrika uap yang terlempar. Penanganan kasusnya diserahkan ke Polrestabes Makassar,” jelas Kapolsek Mariso yang ditemui di TKP.
Polisi, lanjut Kompol Ahmad Yulias, telah meminta keterangan dari ibu korban bernama Agnes Inkirawan. Dia menjelaskan, ketika kejadian berlangsung ia dan anaknya sedang tertidur.
Sesaat kemudian dia terbangun dan mendapati tangan kiri Arnold sudah terpotong. Korban merintih kesakitan memegangi tangannya yang berlumuran darah.
Pihak keluarga langsung membawanya ke RS Stella Maris. Namun nyawanya tak tertolong. (jul/rus)

Exit mobile version