GOWA, BKM — Pada tahun 2022 mendatang, pengelolaan sampah rumah tangga (RT) di Kabupaten Gowa ditarget akan semakin membaik. Hal itu ditegaskan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Gowa, Muchlis di sela membuka Bimbingan Teknis Penyusunan Kebijakan dan Strategi Daerah (Jastrada) Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga Kabupaten Gowa tahun 2018-2025 di Hotel Romeda Makassar, Selasa (4/9).
Kegiatan yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gowa itu turut dihadiri perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, perwakilan Asosiasi Bank Sampah Indonesia, dan Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemkab Gowa.
Di hadapan peserta Bimtek, Sekkab Muchlis mengaku sangat mendukung kegiatan tersebut. Pasalnya, berdasarkan kebijakan pemerintah pusat, kabupaten memang didorong membuat rancangan khusus terkait pengelolaan sampah rumahtangga.
”Kami harapkan peserta yang ikut dalam kegiatan ini dapat menyusun kebijakan yang startegi dalam penanganan sampah. Ini sesuai target 2025, yaitu 100 persen sudah terkelola dengan baik. Artinya, 30 persen strategi pengurangan sampah dan 70 persen sistem penanganan sampah,” kata Sekkab.
Bahkan, Muchlis mendorong agar pengelolaan sampah dengan baik dapat lebih cepat dari target. ”Artinya, dengan kata lain menargetkan implementasi pengelolaan sampah secara tepat dapat diraih pada 2022 mendatang atau lebih cepat tiga tahun dari target nasional,” tambah Muchlis.
Kadis DLH Gowa, Marzuki, mengatakan, dalam kegiatan ini sekitar 60 peserta diikutkan terdiri dari tim penyusunan dari seluruh SKPD Pemkab Gowa sebanyak 12 orang, 18 camat, 14 Lurah se Kecamatan Somba Opu, perwakilan sekolah dan perguruan tinggi sebanyak 9 orang, dan perwakilan LSM serta pengurus Kotaku (Kota Tanpa Kumuh). Selain itu, juga turut diikutkan para pengusaha angkutan sampah, rumah makan dan restoran serta pengusaha retail. (sar/mir)
Pemkab Gowa Target Pengelolaan Sampah RT Makin Baik
