MAKASSAR, BKM–Desas-desus atas rencana Moh Ramdhan Pomanto untuk bergabung di Partai Nasdem untuk memenangkan Demokrat pada Pemilihan Legislatif (Pileg) khususnya di Kota Makassar mendapatkan respon baik. Namun tentu komitmen dan konsisten Danny sapaan akrab wali kota Makassar tersebut harus dibuktikan.
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar Adi Rasyid Ali (ARA) mengatakan politik itu dinamis. Sikap atas rencana Danny untuk masuk bergabung di Nasdem harus tetap dihargai dan tak boleh terlalu jauh mencampuri urusan hak politik orang nomor satu di Makassar itu. Tentu apa yang dilakukan sesuai pertimbangan-pertimbangannya. “Itu hak politik beliau sebagai figur Wali Kota Makassar dan saya tidak ingin terlalu jauh mencampuri hak politik beliau. Namun memang kami punya komitmen bersama pak Danny mengawal sampai dengan akhir periodenya,”ujar ARA di kantor DPRD Kota Makassar, Jumat (7/9).
Adapun komitmen yang telah dibangun Demokrat bersama Danny yakni berkomitmen dan konsisten mengawal hingga selesai masa periodenya. “Ada orang mengira terganggu, tetapi saya bilang tetap jalan dan mengalir saja seperti air. Itu hak politik beliau dan silakan saja berjalan. Bagi saya tentu pak Danny punya pertimbangan kenapa mau masuk ke Nasdem,” terangnya.
Menurut ARA, sebenarnya ia sangat paham alasan atau motif Danny ingin masuk ke Nasdem. Namun terlalu dini untuk disebutkan di media. ARA hanya memegang teguh komitmen dan konsisten Danny termasuk informasi tuk memenangkan Demokrat di Pileg 2019. “Saya paham sekali kenapa beliau mesti masuk Nasdem namun tidak mungkin saya jelaskan disini. Pak Danny itu figur dan wali kota, jadi pasti ucapannya kita pegang dan jaga. Saya yakin pak Danny komitmen dan konsisten dan itulah kenapa saya selalu mengatakan kalau Pak Danny orang Koko, bukan Kolom Kosong tapi Komitmen dan Konsisten. Saya juga orang koko jadi saya percaya beliau,” tandasnya. (arf/rif/c)
ARA Masih Percaya Danny
