Site icon Berita Kota Makassar

Tiga Kali Maling Sasar Pemilik Warung Sari Laut

MAKASSAR, BKM — Seorang lelaki bertubuh ceking masuk ke sebuah minimarket di Jalan Urip Sumoharjo, Rabu malam (5/9). Ia sempat berjalan-jalan di dalam dan mengamati barang-barang yang terpajang.
Tak berselang lama, beberapa pria bertubuh tegap muncul. Lelaki kurus itu langsung bersembunyi di cela lorong rak barang. Aksi kucing-kucingan pun sempat terjadi.
Karyawan minimarket yang menyaksikan kejadian ini sempat terkejut. Apalagi ketika terdengar suara gaduh dari sudut rak sampo. Barang jatuh itu mengenai kepala orang di bawahnya yang tengah bersembunyi.
Dia pun dikepung dan langsung dibekuk. Belakangan diketahui jika lelaki tersebut adalah Alam Nuary alias Nuary. Ia merupakan tersangka dalam tindak pidana pencurian disertai kekerasan (curas). Sementara beberapa lelaki bersenjata yang mengepungnya tak lain adalah tim Resmob Polsek Panakkukang. Mereka dipimpin Panit 2 Reskrim Ipda Roberth Hariyanto Siga.
Alam Nuary selanjutnya digelandang ke Mapolsek Panakkukang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Di depan polisi, ia mengaku telah melakukan pencurian di beberapa titik lokasi.
Dia juga menyebut ada tiga rekannya yang menemani kala beraksi. Masing-masing bernama Dany, Rasya dan Rafa.
Salah satu titik aksinya adalah di warung sari laut Jalan Prof Dr Basalamah. Komplotan ini mengancam korban dengan menggunakan anak panah dan pelontarnya.
Dalam aksinya, masing-masing pelaku punya peran. Dany dan Rasya mengancam pemilik warung menggunakan parang. Sementara Rafa merampas uang pemilik warung.
Lokasi lain aksi kawanan ini adalah dua titik di Jalan Sudiang. Juga di warung sari laut. Di sana pelaku beraksi dengan mengancam korbanya menggunakan anak panah serta parang. Di sini mereka merampas uang pemilik warung sebesar Rp409 ribu.
Pada bulan Desember 2016 silam, kawanan tersangka juga melancarkan aksinya di Jalan Perintis Kemerdekaan. Tepatnya di depan pintu kampus Unhas. Lagi-lagi sasarannya warung sari laut.
Empat sekawan ini mengancam korban menggunakan anak panah dan busur. Dari lokasi tersebut, pelaku berhasil membawa kabur uang senilai Rp600 ribu.
Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap membenarkan penangkapan salah satu kawanan tersangka curas ini. Kata dia, Alan Nuary diringkus dalam Operasi Sikat Lipu 2018 yang menindaklanjuti laporan korban.
”Dari hasil penyelidikan personel resmob, diperoleh informasi bahwa seorang tersangka curas tengah berada di sebuah minimarket Jalan Urip Sumoharjo. Personel langsung ke lokasi. Tersangka sempat bersembunyi dalam minimarket saat hendak ditangkap. Tapi akhirnya berhasil diamankan,” jelas Kompol Ananda, Kamis (6/9).
Mantan Kapolsek Ujung Pandang ini mengungkapkan, tersangka Alam Nuary merupakan target operasi (TO) dalam operasi Sikat Lipu 2018
“Tersangka Alam Nuary merupakan residivis dalam kasus curas. Dari hasil pemeriksaan, dia mengaku ditemani tiga rekannya. Mereka sudah lebih duluan diamankan,” ujar Ananda.
Barang bukti hasil jarahan ketiga rekannya telah diserahkan ke Polres Gowa. Sebab mereka melakukan aksinya di wilayah hukum Polres Gowa. Sementara Alan Nuary masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan Polsek Panakkukang. (ish/rus)

Exit mobile version