Site icon Berita Kota Makassar

Puluhan PKL di Malino Siap Direlokasi ke Kawasan Jajanan Kuliner

GOWA, BKM — Persiapan Pemerintah Kabupaten Gowa menuju perhelatan Beautiful Malino III yang akan dilaksanakan Juli 2019 mendatang telah ditindaklanjuti Pemerintah Kecamatan Tinggimoncong.

Antusiasme pemerintah kabupaten melakukan penataan dan pengembangan sarana prasarana di kota wisata ini didukung penuh pemerintah kecamatan. Bukan hanya itu, antusiasme masyarakat Tinggimoncong khususnya di ibukota Malino pun terlihat.

Selain menata area pemukiman khususnya home-home stay (rumah-rumah yang dipersewakan) atau penginapan-penginapan yang selama ini dijadikan masyarakat Malino sebagai pundi-pundi ekonomi mereka, antusiasme juga diperlihatkan warga yang memilih menjadi pedagang kakilima di kota sejuk ini.

Jangankan pemilik rumah makan yang bersinergi menata lokasi mereka, para pedagang kakilima lainnya pun turut demikian. Salah satu bentuk dukungan mereka terhadap persiapan menuju Beautiful Malino III adalah bersedianya mereka ditata dan dikumpulkan disatu tempat yang dijadikan kawasan pusat kuliner Malino.

Kurang lebih 50 pedagang kaki lima setuju direlokasi ke kawasan pusat jajanan kuliner yang akan dipatenkan di Jl Bawakaraeng, Kota Malino.

Terkait itu, Camat Tinggimoncong, Andry Mauritz yang dimintai komentarnya oleh Beritakota Makassar, Senin (10/9/2018) sore mengatakan pihaknya kini mulai fokus persiapan relokasi PKL serta menata kebersihan di kawasan kota Malino.

Andry mengatakan, pemerintah kecamatan akan menata dengan baik wajah kota sehingga nyaman dan indah buat pengunjung yang akan ke Malino.

“Seluruh pedagang kakilima mulai yang beraktivitas di sekitaran pintu gerbang kota ini akan kita relokasi ke tempat yang lebih strategis tentunya. Tempat ini memang sudah dipatenkan akan menjadi pusat kuliner Malino dan lokasinya berada di Jl Bawakaraeng (poros jalan samping kantor camat tembus ke Jl Endang). Jadi semua jenis jajanan kuliner Malino termasuk khas ole-ole Malino semuanya dijajakan disitu,” jelas Andry.

Selain menata kebersihan kota, giat yang ditumbuhkan pemerintah kecamatan adalah kesadaran warga kota memperindah pekarangan dan depan rumah dengan menanam tanaman bunga sebagaimana citra Malino sebagai kota bunga. (saribulan)

Exit mobile version