Site icon Berita Kota Makassar

Begini Cara Dinkes Gowa Sosialisasikan Lima Indikator Sehat

GOWA, BKM — Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) adalah program yang digelontorkan Pemkab Gowa melalui Dinas Kesehatan sejak tahun 2016.

Program ini merupakan program membudayakan hidup sehat dengan menekankan pada lima indikator sehat yakni olahraga, perbanyak makan buah dan sayur, rutin periksakan diri di sarana kesehatan, lingkungan bersih serta tidak merokok.

Sebagai tindaklanjutnya, Germas ini gencar disosialisasikan ke masyarakat bukan hanya di lingkungan masyarakat secara umum tapi juga menyasar sekolah-sekolah serta perkantoran-perkantoran baik perkantoran milik pemerintah maupun non pemerintah.

Kadis Kesehatan Gowa, dr Hasanuddin Tahir menjelaskan, program Germas di Gowa sudah berjalan di tahun ketiga dan terus disosialisasikan dan dikembangkan ke masyarakat.

“Jadi Germas ini tidak hanya kita rutinkan di Puskesmas-puskesmas tapi kita familiarkan juga di tengah masyarakat desa, sekolah-sekolah hingga ke kantor-kantor instansi pemerintah maupun swasta. Makanya Germas ini terus menerus kita sosialisasikan dengan tujuan ke depan program ini memasyarakat. Jadi kita ajak seluruh masyarakat Gowa untuk membudayakan pola hidup sehat dengan rutin berolahraga, memperbanyak makan buah dan sayuran, intens memeriksakan diri pada layanan kesehatan terdekat, menjaga kebersihan lingkungan serta menjauhi atau tidak merokok. Itulah inti dari program ini,” jelas dr Hasanuddin disela senam Germas di halaman kantor Dinas Kesehatan Gowa, Rabu (12/9/2018) pagi diikuti para staf Dinkes dan jajaran Puskesmas terdekat alam ibukota kabupaten.

Dikatakan kadis, senam Germas ini dirutinkan setiap hari Rabu di lingkup Dinkes dan di Puskesmas. “Dan sebagai implemetasinya ke masyarakat kita juga mulai menyasar sekolah-sekolah bekerjasama puskesmas untuk membudayakan Germas ini termasuk juga di perkantoran-perkantoran dengan tujuan agar para pelajar kita sehat dan bersemangat belajar setiap hari begitu juga para pegawai instansi agar selalu semangat bekerja setiap hari,” jelas kadis.

Dijelaskan Kabid Bina Kesehatan Masyarakat, Rumaisah, sejak Germas merambah lingkungan sekolah cukup menimbulkan dampak positif bagi anak-anak didik. Hal sama dengan lingkup instansi.

“Manfaatnya cukup besar. Jadi kami serukan kepada masyarakat tumbuhkan terus Germas ini karena memang manfaatnya bagi diri cukup besar. Di perkantoran kami punya tips sehat lainnya yang diberi nama peregangan tubuh pada jam-jam tertenti yakni jam dua siang. Senam ini adalah untuk meregangkan otot-otot di kantor yang kelelahan bekerja,” terang Rumaisah.

Selain senam peregangan, tambah Rumaisah, Dinkes Gowa banyak melahirkan inovasi-inovasi kesehatan antara lain senam germas, senam cuci tangan, senam lansia, senam jantung sehat, senam sehat bugar (SSB) dan senam kesehatan jasmani (SKJ).

Dalam rangkaian senam Germas yang turut dihadiri perwakilan Dinkes Sulsel ini, ditandai penandatanganan komitmen bersama jajaran Dinkes Gowa dan Puskesmas se Gowa.

Perwakilan Dinkes Sulsel pun salut bahkan menilai kegiatan Germas di Kabupaten Gowa paling aktif. Tak heran jika Dinkes Gowa meraih juara pertama Germas tingkat Sulsel pada tahun 2017 lalu.

“Jadi penandatanganan bersama ini
sebagai bentuk komitmen awal untuk penggerakan pelaksanaan Germas di masyarakat,” tambah dr Hasanuddin. (saribulan)

Exit mobile version