Site icon Berita Kota Makassar

Apel Pagi, Shinto Beberkan Pesan Kapolri

GOWA, BKM — Apel pagi yang digelar jajaran Polres Gowa, Kamis (13/9/2018) dimanfaatkan sebaik mungkin oleh Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga. Para personil dari seluruh satuan dan bagian dalam struktural Polres didudukkan di halaman mako.

Dihadapan para personilnya itu, AKBP Shinto Silitonga pun membeberkan pesan penting Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian yang bertandang di Polda Sulsel, Rabu kemarin.

Dikatakan Shinto, Kapolri Tito Karnavian mengungkapkan rasa syukur atas pelaksanaan Asian Games 2018 yang telah berjalan sukses dan juga atas pencapaian prestasi olahraga terbaik sepanjang sejarah yang diraih Indonesia.

Tito menilai perhelatan pesta olahraga terbesar kedua dunia Asean Games ini telah berjalan tanpa noda.

“Tidak ada kejadian menonjol dalam bentuk apapun, masyarakat bergembira menikmati perhelatan internasional di Indonesia ini dan alhamdulillah tanpa kejadian,” jelas Tito disampaikan Shinto.

Bahkan dari kesuksesan pelaksanaan Asean Games di dua tempat yakni Jakarta dan Palembang, bergulir ungkapan apresiasi dari Presiden IOC kepada Polisi Indonesia yang telah berhasil dalam security dan traffic arangement dalam pelaksanaan Asian Games tersebut.

Selain menyoal buah kinerja Polri di Asean Games yang memperlihatkan kenyamanan dan keamanan yang terbaik terhadap tamu-tamu bangsa ini, Kapolri Tito juga mengingatkan beberapa hal lain.

“Pak Kapolri mengingatkan bahwa
sekaitan dengan telah direvisinya UU Terorisme yakni UU No 5 tahun 2018, dimana dalam UU tersebut semakin memperluas kewenangan bagi Polri untuk melakukan penindakan, maka jika ada organisasi yang menyebarkan paham radikalisme atau terorisme, Polri kini dapat mengumpulkan fakta-fakta dan mengajukannya ke Pengadilan dan diputus sebagai organisasi terlarang,” kata Shinto.

Shinto juga menyampaikan kesalutan Kapolri terhadap kesuksesan pengamanan pelaksanaa Pilgub Sulsel yang selesai tanpa persoalan.

Meski dua even telah berlalu dan tanpa kejadian, namun Kapolri Tito tetap meminta agar jajaran Kepolisian tetap proaktif dalam pemetaan dan identifikasi potensi konflik di wilayah masing-masing.

“Saya harap para personil Polres Gowa dapat memetakan seluruh wilayah Kabupaten Gowa yang dapat menjadi sumber konflik sehingga dapat diambil segera langkah-langkah antisipatif,” tandas Shinto.

Shinto juga mengatakan jika Kapolri memberikan penekanan bahwa bagi siapapun yang akan melakukan demo harus sesuai dengan aturan UU di Pasal 6 UU No 9 Tahun 1998.

“Jika Pasal 6 dilanggar, maka ada Pasal 15 yang bersifat diskresi untuk kemudian demo dibubarkan, hak ini yang dimiliki oleh Polisi secara universal dengan menilai sendiri secara subjekfif suatu kejadian dan mengambil tindakan sendiri,” tambah Shinto.

Shinto pun mengajak seluruh personil Polres Gowa agar sejumlah arahan Kapolri ini dijadikan pedoman untuk dapat lebih profesional dalam melaksanakan tugas ke depan. (saribulan)

Exit mobile version