MAKALE, BKM — Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, meninjau progres pengembangan pembangunan Bandara Buntu Kuni (BBK) Tana Toraja, Rabu (12/9).
Menhub didampingi Bupati Tator Nicodemus Biringkanae, Wabup Victor Datuan Batara dan Forkopinda. Setibanya di BBK, Menhub langsung meninjau pekerjaan box calper tahun 2018 yang dibangun dengan anggaran dari pemerintah pusat kucur sebesar Rp 60 miliar.
Hanya saja, volume pembangunan box Calver hingga September 2018 baru mencapai 20 persen.
Saat ditemui BKM di lokasi, Menhub menjelaskan Toraja memiliki alam yang indah. Diperkuat adat dan budaya beragam sehingga perlu diketahui oleh masyarakat luas. Kehadiran BBK bisa memberi kenyamanan bagi wisatawan yang akan ke Toraja.
Dijadwalkan akhir tahun 2019 pembangunan BBK bisa rampung dan didarati pesawat ATR ekonomis guna mendukung wisatawan lebih banyak ke Toraja.
”Pembangunan bandara BBK begitu berat karena kondisi dan struktur alamnya, tentu butuh proses,”katanya.
Karena itu pengelolaan anggaran yang begitu besar perlu kehati-hatian sehingga target penyelesaian bisa tepat waktu. (gus/C).
Kemenhub Tinjau BBK Tator
