Site icon Berita Kota Makassar

Mallombasang dan Wahid Hasyim Bakal Satu Arah, Dishub-Polres Gowa Survey Rekayasa Jalan

GOWA, BKM — Jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gowa bersama jajaran Satlantas Polres Gowa, Rabu (12/9/2018), mulai melakukan survey pada ruas-ruas protokol yang ada di Kota Sungguminasa.

Survey ini sehubungan bakal dilakukannya rekayasa jalan untuk mengantisipasi kemacetan yang kerap terjadi. Salah satu rekayasa jalan adalah melakukan sistem satu arah di beberapa titik seperti Jl Andi Mallombasang, Jl KH Wahid Hasyim.

Jl Andi Mallombassang selama ini dilintasi kendaraan dari dua arah sementara kondisi jalan tidak memadai. Karena itu akan direkayasa menjadi satu arah (khusus dari arah kota Makassar).

Sementara poros kota yang juga satu arah adalah Jl KH Wahid Hasyim. Sejak dulu jalan ini memang satu arah hanya saja dibuat dua jalur.

Dua jalur di Wahid Hasyim ini akan disatukan dimana pembatas jalan akan dihilangkan sehingga kondisi jalan akan bertambah lebar.

Kasat Lantas Polres Gowa AKP Religia Faradikta yang dikonfirmasi mengatakan, rekayasa ini dilakukan sebagai persiapan untuk pengalihan kendaraan di beberapa ruas utama tersebut menjadi satu arah.

“Tujuannya adalah mengurai kemacetan. Sasaran rekayasa antara lain seperti pertigaan Jl HOS Cokroaminoto dan simpang lima depan kantor Bank Sulsel di Jl Habibu Kulle, taman segitiga di jalan lama depan SMAN 1 Gowa (akan dibongkar), Jl Andi Mallombasang, dan Jl poros Malino. Kita juga survey untuk pemasangan rambu lalulintas,” kata AKP Religia Faradikta.

Terpisah Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, Pemerintah Kabupaten Gowa melakukan rekayasa arus lalulintas di tiga titik. Hal ini sebagai imbas dioperasikannya Pasar Rakyat Sentral Sungguminasa.

Pemkab juga kata bupati, akan membuat jalan alternatif yang ditempatkan di Jl Harapan yang terletak di belakang pasar rakyat sentral Sungguminasa yang akan tembus di Jl Malengkeri, Makassar.

“Dengan rekayasa ini, semua warga yang berasal dari wilayah selatan akan melewati kawasan pasar. Dengan begitu masyarakat bisa menikmati berbelanja di pasar ini. Dan kita berharap dengan rekayasa ini tidak ada lagi titik macet,” jelas Adnan belum lama ini. (saribulan)

Exit mobile version