Site icon Berita Kota Makassar

NA Pawai Obor Asian Para Games, ASS Sidak Samsat

MAKASSAR, BKM — Pekan pertama bertugas sebagai gubernur dan wakil gubernur, Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (NA-ASS) mulai tancap gas melaksanakan sejumlah agenda pemerintahan.
Pada Rabu (12/9), Nurdin Abdullah mengikuti prosesi pawai obor Asian Para Games III. Diawali dengan penyerahan obor dari Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktahari ke Gubernur Sulsel yang berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur, Jalan Sungai Tangka.
Pawai obor mulai dari rumah jabatan Gubernur Sulsel menuju Lapangan Karebosi. Diikuti Ketua Panitia Pelaksana Asian Para Games (INAPGOC), Raja Sapta Oktohari, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kapolda Sulsel Irjen Umar Septono, Kasdam XIV Hasanuddin, Brigjen TNI Budi Sulistijono dan pejabat setempat serta sejumlah artis.
Obor api Asian Para Games III ini dengan slogan “Gelorakan Semangat Peduli Disabilitas” diterbangkan dari Ternate.
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengungkapkan bahwa kehadiran obor Asian Para Games III di Makassar merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sulsel.
“Hari ini Sulsel mendapatkan sebuah kehormatan sebuah acara yang luar biasa. Asian Para Games ini kita berharap bisa membawa nama besar Indonesia. Kita juga berharap semoga ini menjadi spirit sendiri buat masyarakat Sulsel,” tutupnya.
Sebelum mengikuti pawai obor, NA menjemput Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Kapolri Tito Karnavian di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin yang juga ikut mengarak obor di sejumlah jalan protokol.
Jika NA disibukkan dengan pawai obor, Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman (ASS) memilih untuk sidak ke Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Makassar, Jalan Andi Mappanyukki Makassar.
ASS diterima langsung Kepala UPTD Samsat Makassar Harmin Hamid.
Wagub meninjau pelayanan yang ada di Samsat Makassar.
ASS ingin melihat langsung pelayanan Samsat seperti apa.
Dia pun menekankan agar jangan sampai ada antrean di loket. Semua harus dilayani dengan baik. Baik yang menggunakan ATM maupun layanan langsung.
Andi menginstuksikan kepada Kepala UPTD Makassar 1 Selatan Harmin akan segera melakukan inisiasi dengan pihak kepolisian dengan Samsat Makassar untuk melakukan pembayaran dengan sistem elektronik, itu untuk pembayaran pajak tahunan.
“Artinya untuk pembayaran pajak kendaraan tahunan-tahunan ini tidak perlu lagi datang ke Samsat untuk antre. Untuk struk di ATM itulah sebagai bukti “sah” pengesahan pajak mereka,” katanya.
Sebelumnya, ASS menginstruksikan aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel yang masih “nganggur” akan difungsikan untuk pendidikan. Misalnya, rumah dinas kepala SKPD yang tidak digunakan, akan diberdayakan untuk perpustakaan.
“Saya lagi kaji, bagaimana supaya aset-aset yang selama ini tidak digunakan, bisa difungsikan untuk pendidikan,” kata Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, usai menjadi pembicara pada Basic Character and Study Skill (BCSS) Mahasiswa Baru Fakultas Ekonomi Tahun Akademik 2018/2019, yang digelar di Kampus Unibos Selasa kemarin.
Andi Sudirman menyampaikan, pihaknya belum mengetahui pasti berapa jumlah aset yang selama ini tidak difungsikan. Tapi, ia mengakui bahwa ada beberapa rumah dinas yang ternyata tidak ditempati.
“Kalau tidak ditempati, kan sayang. Lebih baik dimanfaatkan. Bisa juga taman-taman atau ruang terbuka hijau, kita manfaatkan untuk jadi perpustakaan,” tuturnya.
Ia menuturkan, bukan perpustakaan biasa, tetapi akan dilengkapi sejumlah fasilitas, termasuk coffee shop. Pengelolaannya juga akan dikerjasamakan dengan sebuah lembaga, termasuk untuk pengadaan buku-bukunya.
“Kita mau agar semangat literasi ini tetap terjaga. Jangan biarkan generasi kita malas membaca. Insyaallah saya akan ketemu dalam waktu dekat dengan lembaga yang akan bekerjasama, mungkin dalam dua atau tiga hari ke depan,” imbuhnya. (rhm)

Exit mobile version