Site icon Berita Kota Makassar

Dihakimi saat Tepergok Pemilik Rumah Hendak Mencuri

MAKASSAR, BKM — Seorang lelaki dalam kondisi berlumuran dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara. Ia babakbelur setelah jadi bulan-bulanan warga.
Aksi main hakim sendiri itu terhenti ketika petugas Polsek Makassar tiba di lokasi. Tepatnya di Jalan Anuang, Kelurahan Maricayya, Kecamatan Makassar. Pria itu lalu dievakuasi dari kepungan warga yang silih berganti melayangkan bogem mentah ke sekujur tubuhnya.
Kapolsek Makassar Kompol Usman, mengatakan lelaki itu dihakimi warga lantaran diduga hendak melakukan pencurian di sebuah rumah. Menurut informasi dari warga, kata Usman, pria tersebut pada Rabu malam (12/9) sekitar pukul 21.30 Wita, berpura-pura menelepon di depan sebuah rumah yang menjadi sasarannya.
”Dia diduga maling. Gelagatnya mencurigakan. Berpura-pura menelepon di depan rumah. Selanjutnya mengendap-endap mengintip kondisi rumah,” jelas Kompol Usman, Kamis (13/9).
Namun apes baginya. Saat mengintip, pemilik rumah memergokinya. Sontak saja ia berteriak hingga mengundang perhatian warga sekitar. Mereka langsung berdatangan, hingga lelaki yang diduga maling itu menjadi sasaran amukan.
Personel Polsek Makassar yang mendapat informasi, langsung ke TKP dan mengevakuasi terduga maling. Dari hasil identifikasi, pria tersebut bernama Wawan.
Hanya saja, petugas kepolisian belum mengambil keterangan dari Wawan. Sebab, pria yang tubuhnya dipenuhi dengan rajah itu masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara akibat luka di sekujur tubuhnya.
Namun, dari hasil penyelidikan, diperoleh informasi jika Wawan tidak seorang diri saat hendak melakukan pencurian. Ia bersama rekannya. Tapi berhasil kabur saat Wawan tepergok pemilik rumah.
Dugaan kuat jika Wawan hendak mencuri, dibuktikan dari beberapa barang bukti yang ditemukan. Saat bagasi motor yang digunakannya di lokasi digeledah, didapati obeng serta pisau.
”Ada senjata tajam berupa pisau kami sita. Ada juga obeng. Itu saat motornya digeledah. Diduga alat tersebut dipakai untuk mencongkel. Kasusnya masih dalam penyelidikan,” ujar Kapolsek Makassar. (ish/rus)

Exit mobile version