MAKASSAR, BKM– Aktivitas gelandangan pengemis dan anak jalanan (gepeng dan anjal) di Makassar semakin tak terbendung lagi. Hampir seluruh titik ruas jalan protokol aktifitas gepeng dan anjal begitu mudah ditemui.
Untuk menertibkan aktifitas itu, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar membentuk posko jaga di sejumlah ruas jalan menjaring gepeng dan anjal untuk diasesmen dan kemudian diberikan pembinaan.
Kepala Dinsos Kota Makassar Muhtar Tahir mengatakan, pembentukan posko dilakukan untuk berikan pembinaan dan asesmen terhadap gepeng dan anjal yang terjaring oleh Tim Reaksi Cepat (TRC). Posko-posko jaga didirikan di titik persimpangan jalan yang banyak dihuni gepeng dan anjal seperti di Jalan Urip Sumoharjo, AP Pettarani, Boulivard, Hertasning, Ahmad Yani dan beberapa ruas jalan lainnya.
“Selain mendirikan posko jaga, TRC Dinsos Kota Makassar tetap aktif juga melakukan patroli yang dibantu personel kepolisian. Setiap minggu posko di jaga lima petigas dan berpindah-pindah seminggu sekali tempat yang banyak dihuni gepeng dan anjal,” sebut Utta sapaan akrabnya, Rabu (12/9).
Kendala yang selama ini dihadapi Dinsos Kota Makassar tambah Utta adalah panti atau tempat penampungan bagi gepeng dan anjal yang terjaring dalam operasi.
“Selama ini gepeng dan anjal yang terjaring hanya diberikan teguran dan tidak ditahan karena belum ada tempat penampungannya. Sementara kita menunggu pembuatan panti di salah satu pulau di wilayah Makassar,” tambahnya. (arf)
Dinsos Bentuk Posko Jaga Penertiban Gepeng
