BULUKUMBA, BKM — Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Bulukumba menggelar Workshop Guru Berkarakter, di Ballroom Hotel Agri Bulukumba, Rabu (12/9).
Workshop diikuti guru (PAUD) menghadirkan narasumber dari motivator pendidikan Sardin Damis penulis buku Quantum Miracle Teaching.
Ketua Himpaudi Bulukumba Siti Isniyah menyebut jumlah peserta 389 orang berasal dari 10 kecamatan di Kabupaten Bulukumba. Setiap tahun Himpaudi melaksanakan workshop pendidikan dan peminatnya semakin banyak.
“Dulu selalu dilaksanakan di Ruang Pola Kantor Bupati tapi kali ini dipindahkan ditempat yang lebih luas oleh karena pesertanya bertambah,” ujar Siti Isniyah
Adapun tujuan workhsop lanjut Isniyah, untuk meningkatkan kompetensi para pendidik PAUD sehingga bisa lebih profesional dalam menyelenggarakan pendidikan. “Kami dari Himpaudi memang berkomitmen akan selalu memerhatikan kualitas SDM dari para guru PAUD Kabupaten Bulukumba,” imbuhnya.
Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto mengatakan Indonesia dan Korea Selatan berbeda dua hari dalam memproklamirkan hari kemerdekaannya. Namun pada perkembangannya, fakta menunjukkan Korea Selatan jauh lebih maju dibanding Indonesia. “Hasilnya hari ini, ibu-ibu sekalian menikmati produk handphone dari Korea Selatan bermerek Samsung, begitu pula peralatan di rumah lebih familiar dengan produk Korea Selatan,”
Kebijakan investasi SDM bagi sebagian kalangan masyarakat tidak populis, karena tolak ukur pembangunan adalah pekerjaan fisik seperti jalanan, jembatan atau pembangunan fisik lainnya. Resiko investasi SDM itu hasilnya baru bisa dinikmati 20 atau 30 tahun ke depan.
Ada dua profesi yang butuh keahlian khusus, yaitu profesi kesehatan dan profesi pendidikan. Tomy mengajak guru membangun keyakinan bahwa menjadi guru adalah pekerjaan yang mulia.
“Analoginya, jika siswa itu diibaratkan tumbuhan, maka para guru PAUD memiliki peran penting dalam menyemai bibit bibit yang baik untuk tumbuh dikemudian hari,” ungkap Tomy
(min)