MAKASSAR, BKM — Setelah pelantikan gubernur dan wakil gubernur, menyusul bupati dan wali kota terpilih tahap I. Empat kepala daerah yang akan dilantik itu adalah bupati Sinjai, Bantaeng, Bone dan wali kota Palopo. Pemerintah Provinsi Sulsel pun mulai mempersiapkan rencana tersebut.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi kapan pelantikan tersebut akan digelar. Namun pada Jumat (14/9), beredar informasi jika pelantikan akan dilaksanakan pada 19 September mendatang. Pesan berantai melalui Whatsapp menyebar secara viral.
Bunyinya; Ass… diundang dg hormat kpd seluruh kelg besar/sahabat , untuk ikut hadir pada acara pelantikan bupati Bone/wakil bupati Bone periode 2018-2023 , yang akan dilaksanakan, Insha Allah pada hari Rabu tgl 19 September 2018 di Gubernuran Prov Sul-Sel. Dilanjutkan mkn siang bersama di Swiss Bell Hotel . Demikian atas kehadirannya diucapkan Terima kasih. Wass”
Hal itu lalu dikonfirmasi ke Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. Ia mengatakan, hingga saat ini belum ada jadwal jelas kapan pelantikan akan dilaksanakan. Menurut orang nomor satu Sulsel itu, pihaknya masih menunggu SK pelantikan dari Kementerian Dalam Negeri.
Gambaran yang diberikan, pelantikan bisa dilaksanakan sebelum atau sesudah Porda (Pekan Olahraga Daerah). “Kami belum dapat SK-nya. Pelantikan bisa saja dilakukan sebelum ataupun sesudah Porda,” ujarnya, kemarin. Porda sendiri akan dilaksanakan pada 23 September mendatang.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Bantaeng Ashari Fakhsirie Radjamilo yang dihubungi, mengaku mendapat informasi jadwal pelantikan pada 19 September mendatang. Namun, secara resminya belum diterima dari Pemprov Sulsel.
“Iya, ada saya dapat jadwal pelantikan. Tapi secara resminya belum ada info dari pemprov,” terangnya.
Sementara Kepala Biro Pemerintahan Setda Sulsel Hasan Basri Ambarala, mengatakan untuk tahap pertama akan dilantik bupati dan wakil bupati Bone, Bantaeng dan Sinjai, serta wali kota dan wakil wali kota Palopo. Ini karena akhir masa jabatan (AMJ) keempatnya telah habis, dan saat ini diisi oleh penjabat.
“Setelah pembukaan Porda sesuai petunjuk Pak Gubernur. Pelantikannya di Kota Makassar. Kalau tempat pastinya, di Ruang Pola atau tempat lainnya masih kita bahas,” kata Hasan, kemarin.
Hasan menyebutkan, untuk pelantikan tahap kedua akan dilakukan pada bulan September. Adapun kepala daerah yang dilantik mulai Jeneponto, Pinrang, Luwu, Enrekang, Luwu, Sidrap dan Parepare.
“Khusus Kota Makassar kan nanti bulan Mei tahun depan baru berakhir masa jabatannya. Itu pun nanti akan diisi oleh penjabat wali kota yang ditunjuk oleh Pak Gubernur sampai pilkada 2020,” jelasnya.
Dia menegaskan, informasi yang beredar terkait jadwal pelantikan bupati wali kota adalah hoax. Informasi resmi akan dikeluarkan setelah SK pelantikan ada di tangan Pemprov Sulsel.
Kendati kepastian jadwal belum ada, namun lokasi pelantikan sudah bisa diketahui. Empat pasangan bupati/wali kota terpilih bersama wakilnya akan dilantik di Baruga AP Petta Rani Universitas Hasanuddin.
“Ini saya baru pulang memantau lokasi yang akan digunakan untuk pelantikan,” kata HB Ambarala, Jumat malam (14/9).
Empat kepala daerah yang akan dilantik bulan September ini, yaitu Ilham Azikin-Sahabuddin (Bantaeng), Andi Seto Ghadista Asapa-Andi Kartini Ottong (Sinjai), Andi Fashar M Padjalangi-Ambo Dalle (Bone) dan Judas Amir-Rahmat Masri (Palopo).
Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Otoda Kemendagri) Soni Sumarsono menjelaskan, pelantikan serentak skala provinsi rencananya akan dilaksanakan di bulan September ini.
“Saya kasih penegasan, dengan kapasitas Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri yang menandatangani radiogram, pelantikan dilaksanakan bulan September secara serentak skala provinsi tahap pertama,” ungkap Soni belum lama ini.
“Berdasarkan akhir masa jabatan, yang terakhir itu Bantaeng 16 Agustus. Jadi empat daerah, Bone, Palopo, Sinjai dan Bantaeng harus dilantik setelah 16 September. Setelah proses masa sengketa selesai,” ungkap Soni.
Artinya, pelantikan empat kepada daerah di Sulsel itu bisa saja tanggal 20, 23, atau 27 September. Bergantung keputusan gubernur.
“Kemungkinan pelantikan dilakukan setelah 23 September. Artinya sekitar minggu keempat September. Asal tidak boleh lewat September,” kata Soni.
Soni menegaskan, semua proses sudah selesai di Kemendagri. Termasuk SK, dijamin sudah di tangan saat pelantikan dilaksanakan. (rhm/rus)
Empat Bupati-Wali Kota Dilantik di Baruga Unhas
