Site icon Berita Kota Makassar

Pemkab Peringati 1 Muharram

A Pakistani Muslim prays for tsunami victims during the Friday noon prayer at a mosque in Islamabad, 07 January 2005. Pakistani people observed "Yom-e-Dua or "Prayer Day" across the nation to pray for the victims of the tsunami disaster, which has claimed so far 165,000 lives after it devastated the Asian coastline on 26 December 2004. AFP PHOTO/Jewel SAMAD

KEPULAUAN SELAYAR, BKM — Pergantian tahun baru Hijriyah sebaiknya dijadikan sebagai momentum menginstrospeksi diri melakukan transformasi ke arah kondisi yang lebih baik dari tahun sebelumnya.
Terlebih sebagai umat Islam seharusnya mampu meneladani konsep hijrah Rasulullah SAW, yang bukan hanya sebagai perpindahan dari Mekah ke Madina, namun lebih dari itu adalah makna mentransformasi diri ke arah yang lebih bermakna, lebih baik dan lebih bermanfaat, baik bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat.
Bupati Kepulauan Selayar H Muh Basli Ali, saat menyampaikan sambutannya pada peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 H di Mesjid Agung Al-Umaraini Benteng belum lama ini.
“Memperingati tahun baru Hijriyah, juga berarti kilas balik perjalanan kehidupan dalam 1 tahun ke belakang, dengan memahami filosofi hijrah sebagai titik tolak peningkatan kualitas diri baik lahiriah maupun bathiniah,” ucap H. Muh. Basli Ali.
H. Muh. Basli Ali mengucapkan selamat tahun baru Islam, sembari berharap pemerintah dan masyarakat semakin memilik kepekaan sosial, kualitas keimanan semakin meningkat, dan menjadi berkah dalam membangun Kabupaten Kepulauan Selayar.
Pada peringatan tahun baru Islam yang dilaksanakan oleh Pemda Kepulauan Selayar kerjasama dengan Kementerian PHBI, BKPRMI day Yayasan Mesjid Agung Al-Umaraini, juga diisi dengan ceramah agama oleh Ustadz Suwandi Sudirman, S.Ag. (rls)

Exit mobile version