MAKASSAR, BKM– Berhasilnya pergelaran F8 tahun lalu, membuat Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar mengusulkan agar anggaran Makassar International Eight Festival (F8) tersebut ditambah dari sebesar Rp3,8 miliar menjadi Rp5,8 miliar. Tahun 2017 lalu, anggaran F8 hanya disiapkan Rp2 miliar.
Anggota Banggar DPRD Kota Makassar, Abdi Asmara menjelaskan, dengan adanya F8 itu akan menarik perhatian penduduk diluar Kota Makassar untuk berkunjung. Sehingga, akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar.
“Sangat setuju, salah satu PAD kita itu kan dari hotel, restoran. Saya kira juga dapat meningkatkan ekonomi kreatif,” ujarnya, saat di rapat di banggar DPRD Kota Makassar, akhir pekan lalu.
Sehingga menurutnya, pelaksanaan F8 tahun ini yang digelar Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar dapat terlaksana dengan baik.
“Kita lihat perkembangannya, kalau di perubahan ini bagus ya kenapa tidak kita tambah lagi di pokok nanti. Apalagi, even F8 ini sudah jadi agenda nasional, ada salah satu kegiatan tahunan yang bisa membuat Makassar dikenal. apalagi kita tahu F8 di bulan Oktober nanti presiden yang langsung membuka,” sambungnya.
Pihaknya juga, jelas Abdi Asmara, merasa pelaksanaan F8 ini memberikan dampak positif bagi pemuda Makassar, dan pemuda Sulawesi Selatan. Hal ini dapat dilihat dengan produktivitas film lokal yang saat ini semakin meningkat.
“Dubes dari beberapa negara, festival makanan, fashion, film dan saya kira kita bisa melihat apa yang sudah dihasilkan. Sekarang, ada tidak provinsi lain yang mempunya film lokal. Itukan dampak semua, ada festival itu sehingga memacu seniman di makassar untuk kreatif,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Rusmayani Majid mengungkapkan bahwa sesuai dengan konsep pelaksanaan F8 tahun ini, anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp8 miliar.
Namun, ketika anggaran yang dihasilkan tidak sesuai dengan anggaran yang dibutuhkan. Maka pihaknya siap mengubah konsep yang telah direncanakan.
Namun, karena menganggap anggaran yang dibutuhkan cukup besar. Sehingga pihaknya akan berusaha mencari sponsor yang dapat membantu pelaksanaan kegiatan F8.(ita)
Dewan Usul Anggaran F8 Tambah Rp5,8 M
