MAMUJU, BKM — Provinsi Sulbar selama ini memiliki potensi pertambangan yang cukup besar. Jenis barang tambang yang ada beraneka macam. Bahkan, Provinsi Sulbar juga memiliki potensi uranium yang cukup banyak.
Hanya saja, potensi tambang tersebut belum tergarap secara maksimal. Para pengusaha yang telah mengantongi izin pertambangan dari pemerintah, tidak juga kunjung melakukan penambangan.
”Kami akan melakukan proses perbaikan pada tatanan perizinan. Terutama kepada perusahaan yang akan melakukan perpanjangan izin. Saya telah memerintahkan kepada OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang terkait persoalan izin tambang, untuk melakukan secara selektif dalam mematuhi pada peraturan dan persyaratannya,” kata Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar di sela memberikan sambutan pada acara Safari Jurnalistik yang diselenggaran PWI Pusat dan Dewan Pers di Hotel D’Maleo mamuju, Kamis (13/9).
Ali Baal mengatakan, pihaknya juga telah meminta kepada OPD terkait untuk menertibkan masalah perizinan. Jika memang ada yang hanya mengantongi izin tapi tidak ada niatnya melakukan pengelolaan secara baik, maka perizinannya tidak akan diperpanjang lagi.
”Pemerintah Provinsi Sulbar akan melakukan proses perbaikan pada tatanan terhadap pengelolaan tambang di Sulbar. Kita perlu menjaga secara baik pada alam kita. Sehingga tidak akan berdampak pada kerusakan alam,” paparnya.
Pada kesempatan tersebut, Ali Baal juga menyinggung tentang peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). ”Kami akan mendorong untuk peningkatan kualitas para personel Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada dimasing-masing OPD lingkup Pemprov Sulbar. Langkah ini akan diterapkan ke depannya,” tegas Ali Baal. (ala/mir/c)
Pemprov akan Tertibkan Izin Pertambangan di Sulbar
