Site icon Berita Kota Makassar

Ratusan Honorer K2 di Takalar Tuntut Perbaikan Nasib

TAKALAR, BKM–Ratusan honorer kategori dua (K2) yang tidak diakomodir oleh pemerintah pusat untuk diangkat menjadi Calon Pengawai Negeri Sipil (CPNS) menggelar aksi unjuk rasa meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar memprioritaskan tenaga honorer K2 menjadi CPNS tanpa batas usia dan tanpa tes.

“Kami meminta Bupati Takalar untuk memperhatikan nasib kami sebagai tenaga honorer K2, dimana kuota rekrutman CPNS Tahun 2018 ini sangat diskriminatif dan merugikan K2 yang telah mengabdi secara terus menerus sampai saat ini,” Kata Abdul Rasyid koordinator aksi, Senin (17/9).

Unjuk rasa yang digelar di depan kantor Bupati Takalar berlangsung aman dan tertib setelah perwakilan forum honorer Kategori dua (K2) Indonesia Korrda Kabupaten Takalar diterima oleh Pj Sekda Takalar, H Arsyad Taba di ruang rapat pimpinan kantor Bupati Takalar.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Sekda Takalar, didampingi kepala BPKSDM, H Rusdi Sennang meminta anggota forum K2 untuk melakukan persuratan pada pemkab Takalar untuk selanjutnya diserahkan ke pemerintah pusat.

“Kami menerima aspirasi teman teman K2 dan tentu Kami akan menindak lanjuti hal ini dan menyampaikan keKemenpan RB, tetapi sebelumnya itu, kami meminta agar pihak K2 membuat surat untuk diteruskan ke pusat,” Kata Pj Sekda Takalar, H Arsyad Taba.

Dihadapan perwakilan pengunjuk rasa, Pj Sekda menjelaskan lebih jauh bahwa rekrutman CPNS tahun 2018, Pemkab Takalar menerima kuota sebanyak 195 orang dan untuk formasi eks K2 sebanyak 47 dan selebihnya formasi umum tenaga kesehatan dan tenaga. (ari Irawan)

Exit mobile version