GOWA, BKM — Ribuan warga kota Malino dan sekitarnya di Kecamatan Tinggimoncong tinggalkan aktivitas lain. Mereka tumpah ke jalan dan lingkungan sekitar rumahnya, Sabtu pagi (15/9) hingga jelang siang. Mereka membersihkan sampah yang bertebaran di dalam kota.
Sepanjang jalanan mulai jalan memasuki pintu gerbang kota Malino berlanjut tak putus hingga ke jalan protokol Jalan Sultan Hasanuddin memutar ke sejumlah ruas jalan lainnya di pusat kota. Semua warga berbaur bersama komunitas pemuda dan komunitas remaja.
Aksi yang dimotori Komunitas Peduli Gowa ini didukung penuh Pemerintah Kecamatan Tinggimoncong serta pemerintah kelurahan yang ada dan komunitas-komunitas masyarakat lainnya. Dari gerakan ini, seluruh masyarakat Tinggimoncong berkomitmen ‘Malino Tanpa Sampah’.
”Iya, hari ini seluruh warga di Tinggimoncong khususnya Malino berbaur jadi satu membersihkan lingkungan dari sampah. Sampah plastik, sampah daun dan ranting serta sampah lainnya dihilangkan. Kami ingin perlihatkan bahwa Malino memang indah, bersih. Sehingga menambah alami kesejukan di daerah kami,” kata Camat Tinggimoncong, Andry Mauritz yang memimpin langsung gerakan aksi bersih ini.
Dalam aksi sehari di agenda weekend ini, turut berbaur jajaran Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa Rochak, dari Komunitas Peduli Gowa mengatakan, aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian kaum muda untuk melihat kota Malino sebagai kota wisata yang makin menawan.
Aksi bersih ini merupakan satu rangkaian weekend bersih dan camping cerdas yang digelar Komunitas Peduli Gowa di area SMPN 1 Tinggimoncong sebagai sekolah menuju Adiwiyata (sekolah berbasis lingkungan) yang dihelat mulai Jumat hingga Minggu (14-16/9). (sar/mir)