GOWA, BKM — Meski pernah gagal satu kali dalam pemilihan calon legislatif lima tahun lalu namun tak menyurutkan tekad Hasniaty Hayat untuk kembali menghadapi kompetitor ratusan caleg di Dapil 1 Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa.
“Saat ini saya memperkuat bendera Perindo. Dulu waktu saya di PDK sempat masuk parlemen satu periode sebab pada periode lanjutan PDK ndak lolos lagi sebagai peserta Pemilu waktu itu. Lalu saya hijrah ke Hanura dan akhirnya gagal masuk. Tapi saat ini saya yakin langkah saya di Perindo akan berjalan mulus insha allah. Ini bukan takabur tapi semoga kerja keras saya berbuah hasil yang baik,” kata Hasniaty Hayat yang juga seorang aktivis perempuan ini, Minggu (16/9/2018).
Sebagai caleg di Dapil Somba Opu yang terkenal berat dengan pesaing politisi bernama besar, bukan berarti membuatnya luluh. Bahkan menurut Ketua Pemerhati Anak Gowa ini, justru menjadi tantangan baginya untuk menunjukkan kerja kerasnya.
Akan hal memilih Perindo padahal banyak partai kenamaan yang lebih potensial dikenali publik, menurut Hasniaty sapaan akrabnya, dia melihat misi dan visi Partai Perindo sejalan dengan perjuangannya mensejahterakan rakyat.
“Saya melihat visi dan misi Perindo sangat sesuai dan sejalan dengan tekad saya mensejahterakan masyarakat terkhusus memperjuangkan perempuan dan anak yang rentan dengan masalah sosial. Bagi saya kegagalan kemarin
adalah kesuksesan yang tertunda dan pastilah menjadi evaluasi dengan mengunakan analisa kelemahan dan kekuatan yang ada,” papar Hasniaty yang juga bergerak di dunia jasa konstruksi ini.
Hasniaty mengatakan meski dirinya tidak masuk dalam jajaran legislator Gowa di periode berjalan ini, namun dia tidak fakum. Hasniaty bahkan aktif melakukan kegiatan sosial di luaran. Bahkan diluar parlemen di tahun 2016 dan 2017 dirinya pun masih mengawal dua peraturan daerah yakni Perda Kabupaten Sehat dan Perda Larangan Merokok di kawasan layanan publik.
” Saya tidak takut bersaing dengan caleg lain. Di dapil Somba Opu memang persaingan sangatlah berat, tapi itu bukan penghalang bagi saya. Saya akan mencoba untuk bertarung. Kalau mau menjadi pelaut ulung harus mampu mengarungi samudra dengan ombak yang kencang. Itulah prinsip saya,” kilahnya.Jika terpilih masuk ke parlemen nanti, Hasni bertekad akan memprioritaskan perjuangannya soal anak dan perempuan.
“Berbicara tentang anak maka kita akan berbicara tentang masa depan bangsa ini. Saya ingin membentuk tunas bangsa yang cerdas dan berakhlak yang baik dengan beberapa program pemerintah yang sudah sangat bagus saat ini. Tinggal bagaimana ini dikawal dengan baik. Sama halnya dengan perempuan yang sangat rentan dan masih terbatas pada SDMnya. Berbicara perempuan dan kemiskinan cukup signifikan. Inilah yang harus selalu diperjuangkan bagaimana kita bisa mengangkat kesejahteraan perempuan lebih baik karena kalau perempuan sudah sejahtera otomatis bapak-bapaknya juga akan ikut sejahtera. Intinya saya ingin mengubah dan mengaspirasi daerah ini ke yang lebih baik,” kata Hasniaty. (saribulan)
