MAKASSAR, BKM — Hingga saat ini, jadwal pelantikan tahap pertama bupati/wali kota dan wakilnya belum jelas. Informasi yang beredar masih simpang siur. Ada yang mengatakan pelantikan akan dilakukan sebelum Porda (Pekan Olahraga Daerah). Namun ada juga informasi sesudah pembukaan Porda, 23 September mendatang.
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah yang dikonfirmasi terkait hal itu mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum bisa memastikan kapan bisa melantik bupati/wali kota terpilih. Alasannya, SK pelantikan empat bupati/wali kota belum rampung keseluruhan.
Dia menjelaskan, dua SK masih tertahan alias belum rampung di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Masing-masing SK bupati dan wakil bupati Bone, serta wali kota dan wakil wali kota Palopo.
“Masih ada dua SK yang belun rampung. Kita bergantung pada SK Kemendagri. Kalau SK turun segera kita persiapkan pelantikan. Bagaimana mau disiapkan kalau belum ada SK,” kata Nurdin usai memimpin upacara Hari Perhubungan Nasional di Pelabuhan Paotere, Senin (17/9).
Mantan bupati Bantaeng ini menyebutkan, pelantikan empat kepala daerah ini dipastikan akan dilakukan bulan September. Hal ini sesuai dengan arahan dari Kemendagri.
“Kita ada dua event dalam waktu dekat ini. Pembukaan Porda di Pinrang dan pelantikan bupati/wali kota,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Soni Sumarsono, menyebutkan SK tiga kepala daerah telah rampung, yaitu Kabupaten Bone, Sinjai dan Kota Palopo. Sementara untuk SK bupati dan wakil bupati Bantaeng belum selesai.
“Masih menunggu Bantaeng. Mungkin dua hari ini selesai. Dari awal memang sudah agak lambat, plus berkas ada masih kurang sehingga tertinggal dari yang lainnya. Kelengkapan berkas usulan, ada satu lembar yang tertinggal saja,” ungkapnya.
Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Sulsel Hasan Basri Ambarala yang dihubungi BKM, kemarin menerangkan jika SK bupati/wali kota yang akan dilantik pada tahap pertama belum sepenuhnya rampung. Pihaknya masih menunggu SK yang belum selesai dari Kemendagri.
“Belumpi rampung semua. Kalau sudah ada semua itu turun, berarti sudah bisa menentukan jadwal,” ungkap Ambarala.
Untuk pelantikan bupati/wali kota terpilih, sejak beberapa hari lalu sudah dipersiapkan. Rencananya, seperti instruksi gubernur, pelantikan akan digelar di Baruga AP Petta Rani, Kampus Unhas.
Ambarala bahkan telah melakukan peninjauan ke sana dan sudah punya gambaran seperti apa pengaturannya di sana nanti.
“Yang jelas, begitu semua SK pelantikan rampung, kami laporkan ke Bapak Gubernur. Jika ada perintah kapan Pak Gub akan melantik bupati/wali kota terpilih, kami akan segera persiapkan,” pungkasnya.
Seperti diketahui, ada empat kepala daerah yang dilantik untuk tahap pertama di bulan September mendatang. Yaitu Ilham Azikin-Sahabuddin (Bantaeng), Andi Seto Ghadista Asapa-Andi Kartini Ottong (Sinjai), Andi Fashar M Padjalangi-Ambo Dalle (Bone) dan Judas Amir- Rahmat Masri (Palopo). (rhm/rus)
SK Bone dan Palopo Belum Rampung
