Site icon Berita Kota Makassar

Kampung KB Harus Dorong Peningkatan Kesejahteraan

MAKASSAR, BKM — Program Kampung KB terus digenjot pelaksanaannya. Kehadirannya diharapkan tidak hanya sekadar sebagai kegiatan seremoni. Melainkan bisa mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Khususnya di lokasi tempat program tersebut dilaksanakan.
”Program Kampung KB hendaknya berlokasi di wilayah kumuh, kotor, terbelakang atau kampung nelayan. Sehingga masyarakat di tempat tersebut bisa dibantu dalam upaya peningkatan kesejahteraannya,” kata Asisten I Pemprov Sulsel Salim Abd Rahman.
Ia mewakili Gubernur HM Nurdin Abdullah pada pembukaan Review Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) yang dilaksanakan BKKBN Perwakilan Sulsel di Hotel Claro, Makassar, Selasa (18/9).
”Karena itu, program Kampung KB harus melibatkan sinergitas program antarinstansi di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Juga kerja sama dan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan lainnya,” tambahnya.
Review kali ini mengusung tema; Kampung KB Salah Satu Upaya Strategis untuk Memberdayakan Masyarakat Demi Tercapainya Keluarga Kecil, Bahagia dan Sejahtera. Kegiatan berlangsung selama dua hari. Diawali dengan pra review di tempat yang sama, Senin malam (17/9).
Ditegaskan bahwa, pembangunan, pengendalian penduduk dan KB terkait dengan Nawacita Presiden. Sehingga program KKBPK harus terus dikembangkan untuk mencapai sasarannya. Yakni meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel Hj Rini Riatika Djohari, mengatakan review ini dimaksudkan guna mendengar masukan dari peserta kabupaten/kota mengenai pelaksanaan program KKBPK. Karenanya, dalam pra review ditampilkan sejumlah kepala bidang di lingkungan BKKBN. Mereka menyampaikan laporan progres kegiatannya.
Deputi KB Kesehatan dan Reproduksi BKKBN Pusat yang diwakili Direktur Kesertaan Jalur Swasta drg Widiono, dalam kesempatan itu juga mengajak seluruh stakeholder terkait di daerah ini untuk bersama-sama dalam pelaksanaan program Kampung KB.
”Saat ini inpres yang mendukung program Kampung KB sudah berada di meja Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg). Meski begitu, ada cukup banyak aturan yang mendukung program tersebut. Karenanya, mari kita semua bersinergi dan terlibat di dalamnya,” ujar Widiono. (*/rus)

Exit mobile version